oleh

Terbukti Korupsi Dana UP, Mantan Bendahara Bappeda Tolitoli Divonis Penjara

-Kab. Tolitoli-dibaca 290 kali

SULTENG POST – Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis terhadap mantan Bendahara Pengeluaran Bappeda Kabupaten Tolitoli, Budiyanto H Datu Adam, dengan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan.

Selain menjatuhkan vonis penjara, majelis hakim juga menjatuhkan kepada terdakwa denda senilai Rp 50 Juta subsidair 1 bulan kurungan, serta membayar uang penganti senilai Rp291.013.898 subsidair enam bulan kurungan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kasi Pidsus Kejari Tolitoli, Andi Rachman mengatakan terdakwa telah  melakukan korupsi dana uang persedian (UP) di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tolitoli tahun 2015, dimana terdakwa Budiyanto H Datu Adam pada saat itu menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran Bappeda Kabupaten Tolitoli.

Andi Rachman menambahkan, dalam sidang vonis tersebut Majelis Hakim yang diketuai Dede Halim, didampingi Hakim anggota Darmansyah dan Ernawaty dalam putusannya menyebutkan, bahwa berdasarkan fakta persidangan, terdakwa Budiyanto H Datu Adam terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.

‘’Majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Budiyanto H Datu Adam dengan pidana penjara selama satu tahun 10 bulan, dan denda senilai Rp 50 Juta subsidair 1 bulan kurungan, serta membayar uang penganti senilai Rp291.013.898 subsidair enam bulan kurungan,’’ jelas Andi.

Menurut Andi Rachman, sebelum divonis pihaknya menuntut bendahara Pengeluaran  Bappeda Kabupaten Tolitoli tersebut, Budiyanto H Datu Adam  untuk membayar uang pengganti yang sama dijatuhkan majelis hakim senilai Rp291.013.898.

“Pasca dijatuhkan vonis, kami masih menunggu apakah keputsan terdakwa apakah menerima atau menolak dikarenakan waktunya hanya seminggu,’’ tandasnya.SBR

Komentar

News Feed