oleh

Kementrian PUPR, Identifikasi Kerusakan Bantuan Rumah Nelayan

SULTENG POST – Kementerian PUPR melalui Direktorat Rumah Khusus, Ditjen Penyediaan Rumah melakukan peninjauan guna mengidentifikasi bantuan rumah nelayan di Desa Tindaki, Kecamatan Torue dan Desa Tolole Raya, Kabupaten Parmout, Rabu (27/7/2016).

Sebelum melakukan identifikasi, tim dari kementerian tersebut melakukan pertemuan bersama Dinas PU Kabupaten dan SKPD terkait di jajaran Pemkab Parmout.

Subdit Perencanaan Tehknis, Direktorat Rumah Khusus, Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementrian PU PR, Abdul Rahman menuturkan, sebelumnya pihaknya tidak mengetahui jika ada dua lokasi bantuan perumahan yang sudah terbangun sejak tahun 2015 di Kabupaten Parmout hingga hari ini (kemarin) belum terhuni.

Menutut dia, dengan kondisi bangunan yang lama tidak terhuni, tentunya bangunan mengalami kerusakan. Namun, pihaknya akan melakukan identifikasi, kerusakan ringan untuk diperbaiki. Selain itu, juga pihaknya telah berkomunikasi dengan Satker strategis di Direktorat Rumah Khusus Kementerian PUPR.

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Tombolotutu

“Kami melakukan identifikasi sejauh mana tingkat kerusakan , masing-masing unit rumah yang ada di dua lokasi tersebut, tahun ini akan dilakukan upaya perbaikan. Hal itu akan dilakukan sebelum proses serahterima,” ungkapnya.

Dia menambahkan, berkaitan dengan proses serah terima, ada semacam pemahaman yang keliru terjadi. Dimana pemahaman di Pemkab, apabila tidak ada proses serah terima, Pemkab belum bisa mengizinkan tinggal para calon masyarakat penghuni di dua lokasi tersebut.

“Sebenarnya, pemahaman tersebut keliru antara Pemkab dan pusat. Padahal harapan kami, bangunan setelah terbangun mereka sudah harus dihuni, walaupun belum ada sarana listrik,” jelasnya.

Dia menambahkan, memang nawacita presiden membangun dari wilayah pesisir. Kebetulan Parmout termasuk wilayah pesisir dengan garis pantai sepanjang 472 kilometer kita memang umumnya berdomisili di pesisir pantai.

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Tombolotutu

Selanjutnya kata dia, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab dalam rangka percepatan penyelesian kelengkapan administrasi, untuk proses serahterima aset Barang Milik Negara (BMN). Sebab, nantinya akan diserahkan kepada Pemkab dan hak sepenuhnya ada di pengelolaan Pemkab.

Sementara itu tambahnya, berkaitan dengan calon masyarakat penghuni sesuai dengan usulan adalah masyarakat nelayan. Nantinya, tinggal bagaimana Pemkab melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, untuk kemudian menetapkan calon penghuni rumah.

Disela-sela pertemuan tersebut Kadis PU Parmout, Zulfinasran, meminta kepada para kepala desa di dua lokasi tersebut agar tidak menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat yang terkesan kumuh. Tentunya harus dijaga dan jangan sampai bantuan tersebut diperjualbelikan.

“Harus ikuti aturan yang ada,” tegasnya.OPI

Komentar

News Feed