oleh

Pilkades Morut, Calon Kades Diminta Jaga Keamanan

-Kab. Morowali-dibaca 598 kali

SULTENG POST-  Bupati Morowali Utara meminta para calon kepala desa (Kades) peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2016 menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas desa. Bagi calon yang kalah diminta tidak berbuat rusuh, sementara yang menang tidak merayakan secara berlebihan.

“Saya minta calon kades, jangan bikin rusuh Pilkades. Calon yang kalah mengakui yang menang. Sementara calon yang menang harus merangkul yang kalah,” kata Aptripel disela-sela pemantauan Pilkades serentak di Desa Bimor Jaya, Kecamatan Petasia Timur, Sabtu (23/7/2016).

Selain itu, dia meminta para calon yang memenangkan Pilkades serentak tahun 2016, untuk tidak merayakan kemenangan secara berlebihan. Hal ini bisa memicu terjadinya pertikaian antar warga.

Baca Juga :   Ketua FKUB Sulteng Puji Indahnya Kerukunan Umat Beragama di Morut

“Jangan menggelar pesta kemenangan berlebihan. Sehingga, keamanan, ketertiban dan kekondusifan tetap terjaga, serta pelaksanaan Pilkades bisa berjalan sejuk, damai, dan sukses, hingga Pelantikan digelar,’’ tuturnya.

Menurutnya, Pilkades dilaksanakan pada prinsipnya merupakan sarana demokrasi, guna memilih pemimpin desa bersangkutan. Karena itu, calon kades siapa pun yang terpilih harus memandang kemenangannya tersebut sebagai amanah, dan merupakan beban tanggung jawab yang harus dipikulnya untuk membangun desa.

“Sedangkan bagi yang tidak terpilih sebagai kades, harus turut memberikan dukungan kepada kades terpilih, agar program-program pembangunan di desanya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga berpesan bagi calon kepala desa yang kebetulan tidak terpilih agar dapat mengendalikan masa pendukungnya, sehingga tidak melakukan hal-hal yang berpotensi untuk menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kondusifitas desa tersebut.

Baca Juga :   Asisten I Pimpin Rapat Pembentukan APSAI Morut

Pejabat otoritas kantor Pemdes Morowali Utara Yan A Pokote mengatakan pada tahun ini sedikitnya 47 Desa menggelar Pilkades secara serentak didaerah setempat. Biaya yang dikeluarkan demi suksesnya Pilkades sebesar Rp368.406.500.

“Itu sudah termasuk biaya pelantikan hasil Pilkades,” katanya.

Pantauan media ini, Bupati Aptripel melakukan pemantauan pelaksanaan Pilkades serentak di sejumlah Kecamatan, diantaranya Petasia Barat, Petasia, Petasia Timur, Lembo dan Lembo raya.

Setiap Desa yang menggelar Pilkades tidak luput dari kunjungannya mulai dari Desa Marale’e dan berakhir di Desa Ronta. Bupati memantau proses pemungutan suara di TPS, selain itu dia juga memastikan bahwa petugas pemungutan suara (PPS) sudah bekerja secarah profesional tanpa intervensi.

Baca Juga :   Bupati Morut Harap Pemerintah Pusat Beri Solusi Terbaik untuk Honorer

Salah satu yang dia kunjungi adalah Pilkades Desa Koromatantu. Ketua Panitia Pilkades Koromatantu Edy Kartiano mengatakan, di Desa-nya 3 orang bertarung.

“Nomor urut 1 Sudarmon Mapede, nomor urut 2 Jutiharsen Lalunto dan nomor urut 3 Arjan Mbe’o. Pilkades disini  berlangsung aman, damai dan lancar serta jumlah pemilih 624 orang,” sebutnya. VAN

 

Komentar

News Feed