oleh

Haul Guru Tua, Pemerintah Harus Dengar Nasehat Ulama

-Metropolis-dibaca 448 kali
SR Ads

SULTENG POST – Dinamika kehidupan masyarakat saat ini, mulai dari maraknya tindakan kriminalitas di jalanan, darurat narkoba serta konflik komunal sudah cukup memprihatinkan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Aljufri, saat memberikan nasehatnya pada peringatan Haul Guru Tua yang ke – 48 di Kompleks Pesanteren Alkhairaat, jalan Sis Aljufrie Palu, Ahad (17/7/2016).

Untuk mengatasi hal tersebut kata Habib Saggaf, pemerintah atau umara harus mendegar nasehat ulama, sebab pemerintah dan ulama itu harus dapat menjalin bekerjasama dalam membangun bangsa dan negara ini, tidak dapat berdiri sendiri.

Habib Saggaf menyinggung setiap ada pergantian Kapolda baru di Sulteng, kapolda tersebut selalu datang berkunjung ke kediamannya dan meminta dukungan kepada Habib Saggaf, agar Abnaul Alkhairaat dapat ikut serta menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat minimal dilingkungannya masing-masing.

“Kalau datang dan meminta keterlibatan Abnaul Alkhairaat saya selalu jawab siap, tapi ingat tanpa polisi juga bekerja baik, alkhairaat juga tidak bisa apa-apa,” kata Habib Saggaf.

Tapi anehnya kata Habib Saggaf, tindakan kriminalitis di jalanan Kota Palu cukup memprihatinkan misalnya begal, khamar (minuman keras) dan narkotika ada di mana-mana. Bahkan pabriknya kata Habib, ada di Kota Palu dan itu dibiarkan begitu saja.

“Itu tidak masuk akal. Tidak mungkin masyarakat tahu dan polisinya tidak tahu, ini tidak masuk akal, atau takut polisinya, atau ada apa-apanya,” tutur Habib Saggaf.

Begitu pula dengan peredaran dan perdagangan gelap narkotika kata Habib Saggaf. Indonesia sudah masuk darurat narkotika dan Kota Palu sendiri sudah cukup memprihatinkan kondisinya, hal tersebut tidak bisa dibiarkan kata Habib Saggaf, harus ada tindakan yang lebih nyata dilakukan oleh pemerintah jika ingin menyelamatkan generasi bangsa ini.

“Induk segala kejahatan adalah khamar, jika ingin menghilangkan kejahatan dan melahirkan ketertiban dan keamana di tengah-tengah masyarakat, maka pabrik khamar tersebut harus ditutup dan bandar narkotika harus ditangkap,” tegas Habib Saggaf.

Sangat sulit kata Habib Saggaf, jika hanya segelintir orang saja yang berjuang untuk melakukan penutupan dan penangkapan bandar tersebut, jika yang lainnya hanya diam bahkan terkesan menentang. Olehnya kata Habib, harus ada kerjasama semua pihak, termasuk kinerja kepolisian harus lebih keras lagi dan abnaul Akhairaat akan selalu mendukung.

“Jika betul-betul menginginkan Kota Palu ini kota religus, harus ada kerjasa sama dan kerja nyata. Walaupun ada kerjasama, jika tidak ada kerja nyata itu tidak mungkin terwujud, termasuk harus dapat mendengar dan menerima nasehat para ulama,” tambah Habib Saggaf. AMI

Komentar

News Feed