oleh

Sejumlah SKPD Abaikan Undangan Komisi III

SULTENG POST- Undangan rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) tidak diindahkan alias diabaikan oleh sejumlah SKPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Parmout yang merupakan mitra kerjanya.

Padahal undangan tersebut berkaitan dengan kebutuhan untuk pembahasan anggaran APBD Parmout tahun 2015 mendatang.
Ketua Komisi III DPRD Parmout, Hazairin Paudi mengatakan, pihaknya mengagendakan rapat dengar pendapat pada Kamis (13/11), dan telah mengundang dua SKPD dijajaran Pemkab Parmout yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas ESDM Parmout.

Namun, sangat disayangkan undangan tersebut tidak dihadiri oleh yang bersangkutan.

“Dua SKPD yang kami undang hari ini (kemarin) tidak hadir untuk mengikuti rapat dengar pendapat,” ujar Hazairin di ruang Komisi III, Kamis (13/11/2014).

Baca Juga :   Mobilitas Orang di Sulteng Capai 40 Persen, Ketatkan Kembali 3M

Menurut dia, meskipun undangan yang dilayangkannya sebagai mitra pemkab kali ini tidak diindahkan, pihaknya tetap akan melayangkan surat kedua sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Namun kata dia, bila undangan kedua dan seterusnya tidak juga diindahkan, pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan melakukan penjemputan paksa. Karena, pihaknya telah memiliki etikat baik untuk menempuh mekanisme sesuai aturan yang ada.

“Mungkin memang undangan kami kali ini bertabrakan dengan agenda mereka. Makanya kami tetap melayangkan undangan kedua,” ungkapnya.

Hanya saja kata dia, seharusnya SKPD yang telah diundang itu, baiknya memberikan konfirmasi kepada pihaknya jika tidak dapat menghadiri rapat dengar pendapat tersebut.

Menurutnya, undangan rapat dengar pendapat yang dilayangkan pihaknya untuk mengetahui sejauh amana penyerapan anggaran dimasing-masing SKPD yang bersangkutan hingga di pengujung tahun 2014 ini.

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Tinjau Pos Perbatasan Poso-Parigi Moutong

Hal itu dimaksud untuk kepentingan pembahasan APBD tahun 2015 mendatang.

“Undangan kami sekaitan dengan penyerapan anggaran di SKPD agar pembahasan APBD 2015 lebih mempermudah kami dalam penganggaran,” jelasnya.

Demi menjalin hubungan baik sesama mitra, Hazairin meminta kedepan SKPD yang diundang untuk rapat dengar pendapat dapat meluangkan waktu untuk menghadirinya, sehingga mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama. OPPIE

Komentar

News Feed