oleh

Elpiji Bersubsidi Langka, Pangkalan Memasok Hingga Luar Palu

-Ekonomi-238 views

SULTENG POST – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi di Kota Palu dikarenakan beberapa pangkalan ditemukan memasok hingga keluar daerah.

Hal itu di ungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Pendustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng Zainudin Abd Kadir, kepada Sulteng Post di ruang kerjanya, Kamis (14/7/2016).

Sebenarnya, kata Zainudin, elpiji bersubsidi di Kota Palu cukup dan tidak langka, penyebab kelangkaan elpiji tersebut, karena ada beberapa pangkalan memasok elpiji tersebut sampai keluar daerah, pedahal itu adalah jatah buat Kota Palu.

Dari hasil sidak yang dilakukan bersama Kepala Biro Perkonomian Pemerintah Provinsi Sulteng, ESDM Sulteng, Disperindag  Sulteng dan Polda Sulteng, diperkirakan elpiji yang keluar daerah sebanyak 17.000 tabung.

“Ada agen yang mengenal beberapa pangkalan sehingga mereka berikan harga ekstra yang tak sama dengan pangkalan yang lain, seperti yang kita temukan di jalan Anoa 1 agen memasok sebanyak satu LO sama dengan 560 tabung dan kembali di pasok satu hingga dua minggu kemudian, padahal mereka tidak seratus persen menjual ke rumah tangga malah hanya melayani mobil jenis pikap tersebut tentunya mobil membawa elpiji itu keluar kota,” jelasnya.

Baca Juga :   Bank Mandiri Dorong Pembukaan Rekening Nasabah Langsung Aktivasi Livin’

Lanjut dia berkata, dari data yang diperoleh ada tiga pangkalan yang diberikan harga istimewa namun hanya satu  pangkalan yang kami dapatkan di lapangan seperti itu.

“Dari temuan itu belum ada tindakan yang dilakukan, tetapi data-data agen maupun pangkalan akan di kumpul dan rencanaya akan di panggil,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, sebelum lebaran Asisten II Pemprov Sulteng telah mengambil kebijakan bagi para agen dan pangkalan yang nakal akan diberikan sanksi yaitu jata elpijinya akan diambil pemerintah dan akan dijual di pasar murah untuk dijual lansung ke masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, agen gas elpiji subsidi merasa kebingungan dengan langkanya elpiji bersubsidi saat ini di pasaran, pasca lebaran 2016 ini. Kelangkaan gas elpiji bersubsidi di Palu dikeluhkan oleh banyak warga yang sulit mencari gas elpiji bersubsidi baik dipangkalan maupun di pengecer.

Baca Juga :   BSI Area Palu Berbagi Paket Iftar dan Sembako Senilai Rp40 Juta

Salah satu agen gas elpiji bersubsidi, PT Trio Celebes Abadi (TCA) yang berkantor di kompleks SPBU Kartini Palu mengaku distribusi dari agen ke pangkalan yang di distribusi melalui TCA lancar. Tidak ada kendala yang diterima oleh agen dari pangkalan terkait dengan berkurangnya stok di pasaran saat ini. Namun memang pihak pangkalan sejak bulan puasa lalu, rutin melakukan permintaan karena stok dipangkalang mengalami kekosongan.

Staf PT Trio Celebes Abadi, Ayu mengatakan untuk distribusi dari agen ke pangkalan tidak ada masalah distribusi yang dialami. Pihaknya terus melayani pangkalan yang dibawah naungannya sebanyak 150 pangkalan yang berada di dalam Kota Palu. Menurutnya sejauh ini pangkalan juga terus mendapat peringatan dari pihak agen, agar menjual gas bersubsidi tidak diatas harag eceran tertinggi dan juga tidak melakukan penimbunan

Baca Juga :   Bank Mandiri Dorong Pembukaan Rekening Nasabah Langsung Aktivasi Livin’

“Jika ada yang kita temukan demikian maka, kami tidak segan untuk mencabut izin pangkalan. Lebih baik kami kehilangan satu pangkalan daripada agen kami terancam untuk dicabut jika pangkalan yang kami layani terbukti menjual atau melakukan tindakan lain,” katanya kepada Sulteng Post saat dikunjungi dikantornya, Rabu (13/7). BAR/RIU

Komentar

News Feed