oleh

Elpiji Bersubsidi, Agen Elpiji Bingung Soal Kelangkaan

-Ekonomi-300 views

SULTENG POST- Agen gas elpiji subsidi merasa kebingungan dengan langkanya elpiji bersubsidi saat ini di pasaran, pasca lebaran 2016 ini. Kelangkaan gas elpiji bersubsidi di Palu dikeluhkan oleh banyak warga yang sulit mencari gas elpiji bersubsidi baik dipangkalan maupun di pengecer.

Salah satu agen gas elpiji bersubsidi, PT Trio Celebes Abadi (TCA) yang berkantor di kompleks SPBU Kartini Palu mengaku distribusi dari agen ke pangkalan yang di distribusi melalui TCA lancar. Tidak ada kendala yang diterima oleh agen dari pangkalan terkait dengan berkurangnya stok di pasaran saat ini. Namun memang pihak pangkalan sejak bulan puasa lalu, rutin melakukan permintaan karena stok dipangkalang mengalami kekosongan.

Staf PT Trio Celebes Abadi, Ayu mengatakan untuk distribusi dari agen ke pangkalan tidak ada masalah distribusi yang dialami. Pihaknya terus melayani pangkalan yang dibawah naungannya sebanyak 150 pangkalan yang berada di dalam Kota Palu. Menurutnya sejauh ini pangkalan juga terus mendapat peringatan dari pihak agen, agar menjual gas bersubsidi tidak diatas harag eceran tertinggi dan juga tidak melakukan penimbunan.

Baca Juga :   BSI Area Palu Berbagi Paket Iftar dan Sembako Senilai Rp40 Juta

“Jika ada yang kita temukan demikian maka, kami tidak segan untuk mencabut izin pangkalan. Lebih baik kami kehilangan satu pangkalan daripada agen kami terancam untuk dicabut jika pangkalan yang kami layani terbukti menjual atau melakukan tindakan lain,” katanya kepada Sulteng Post saat dikunjungi dikantornya, Rabu (13/7)

Lanjutnya, pihaknya juga merasa bingung jika saat ini dipasaran gas elpiji bersubsidi langka. Tingginya harga saat ini bukan terjadi di pangkalan, melainkan ditingkat pengecer. Yang perlu ditelusuri pengecer mendapat pasokan dari pangkalan dimana. Sehingga akan ketahuan jika pangkalan menjual tinggi harga elpiji bersubsidi, atau pengecer melakukan spekulasi harga tidak lagi sesuai dengan HET yang ditetapkan.

Baca Juga :   BSI Area Palu Berbagi Paket Iftar dan Sembako Senilai Rp40 Juta

“Ini perlu dipertanyakan, pengecer dapat dari mana, harga yang didapat darimana. Kalau bukan pangkalan berarti pengecer yang berspekulasi harga,” katanya

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagkop) Sulteng, Abubakar Almahdali menanggapi langkanya elpiji ini mengatakan saat ini pihak Pemerintah Kota Palu telah melakukan langkah untuk mengatasi kelangkaan elpiji bersubsidi. Kewenangan tersebut berada di ranah pemerintah Kota Palu. Pihak DPRD Kota Palu juga berwenang untuk memanggil pihak terkait untuk mempertanyakan soal langkanya elpiji pasca lebaran ini.

“Pemprov mempunyai kewenangan soal ini. Sebelum lebaran lalu kami telah melakukan operasi pasar. Kami memberikan kewenangan ini ke pemerintah Kota Palu, silahkan tanyakan ke Disperindag Kota, langkah apa yang akan ditempuh untuk menangani kelangkaan elpiji. Saya yakin mereka sudah melakukan langkah,” katanya. RIU

Baca Juga :   Bank Mandiri Dorong Pembukaan Rekening Nasabah Langsung Aktivasi Livin’

Komentar

News Feed