oleh

Dugaan Mark Up Makanan, Karutan Poso Siap Selidiki

-Kab. Poso-dibaca 416 kali

SULTENG POST – Kepala Rutan (Karutan) Poso, Gamal Bardi siap menyelidiki dugaan penyimpangan pemberian ransum terhadap tahanan serta dugaan mark up pembelian bahan baku makanan.

Informasi yang diperoleh, kurun waktu yang cukup lama  pengelolaan ransun atau biaya makan yang dilaksanakan  Rutan Poso jauh menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Penyimpangan tata kelola makanan yang diperuntukkan bagi  warga binaan (Narapidana) di lingkungan Rutan Poso ini, menurut sumber, adanya mark up harga sejumlah bahan pokok serta penyediaan ransum atau makanan yang tidak sesuai dengan menu, sebagaimana yang telah diatur dalam mata anggaran.

“Yang jelas hal ini sudah berlangsung lama,  bahkan dalam setiap penggantian pejabat baru (Kepala Rutan), praktek ini tidak berubah sama sekali,” ungkap sumber kepada media ini serta berpesan agar namanya tetap dirahasiakan.

Baca Juga :   KEMAH BAKTI PRAMUKA HARMONI, Satgas Madago Raya Ingatkan Persatuan dan Kesatuan

Karutan Poso, Gamal Bardi yang dikonfirmasi  media ini  terkejut serta merasa tidak tahu akan praktek mark up pada anggaran ransum bagi warga binaan yang saat ini dalam kendalinya.

Ketidaktahuan ini memang wajar, karena putera asli Tanah Kaili ini memang baru sekitar dua minggu menjabat Karutan Poso. Bahkan dengan sikap terbuka Gamal Bardi menyatakan apresiasinya terhadap informasi serta masukan yang disampaikan sejumlah awak media kepada dirinya.

“Semoga dengan masukan ini kami akan lebih prosfesional dalam memenagemen Rutan Poso sehingga kedepan Rutan ini dapat menjadi tempat pembinaan yang sangat memadai khususnya untuk warga binaan, serta dapat memberikan  pelayanan yang baik masyarakat pada umumnya,” ungkap Gamal Bardi yang sebelumnya menjabat di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) kelas 1 Palu ini.

Baca Juga :   Polres Poso Bersama Pemerintah Laksanakan Vaksinasi

Bahkan,  Gamal menyatakan siap menyelidiki dan menerima masukan dari  semua kalangan selama itu bertujuan untuk meningkatkan kinerja di lingkungan Rutan Poso.

“Kami tidak akan alergi dengan kritik ataupun masukan, selama itu masukan yang konstruktif sifatnya serta tidak bertentangan dengan aturan main pasti akan kita pertimbangkan dan laksanakan,” urai Gamal.

Lebih jauh Gamal menyatakan, dirinya ingin selalu menjadi orang sukses dan berhasil dalam setiap tugas yang diamanatkan negara kepadanya. Olehnya kata dia, ukuran kebehasilan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat di lingkungan kelembagaan negara ini adalah, sejauh mana kesan yang dilahirkan kepada warga binaan serta lingkungan dan juga kesan pelayanan kepada masyarakat. SYM

Komentar

News Feed