oleh

Bupati Parmout Tidak Konsisten, Sugendi Samudin Kembali Dinonjobkan

SULTENG POST – Bupati Parmout terkesan tidak konsisten dengan keputusannya. Pasalnya, setelah mengembalikan Sugendi Samudi pada jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Parmout, namun akan kembali dinonjobkan.

Padahal, Sugendi Samudin yang telah menempati kembali jabatannya sejak tanggal 23 Mei 2015, sesuai SK Bupati bernomor 821.23/0505/BKD yang memerintahkan untuk kembali menjabat Sekdis Dukcapil Parmout tersebut diterima, pada tanggal 19 Mei 2016 kemarin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Pemkab Parmout dalam waktu dekat akan melakukan pelantikan kembali pejabat baru yang akan menempati jabatan Sekretaris Dukcapil Parmout, menggantikan Sugendi Samudin dan Alwi Musa Kabid Informasi Kependudukan (Infoduk) sebelumnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Parmout, H. Ekka Pontoh yang dikonfirmasi Sulteng Post via telpon gengamnya, Senin (20/6/2016) mengatakan, penggantian Sugendi Samudin dan Alwi Musa yang dilakukan pihaknya berdasarkan rekomendasi persetujuan pergantian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Saya tidak ingat berapa nomor surat rekomendasi persetujuan pergantian itu. Nanti bisa ditanyakan langsung kepada Kepala BKD Parmout,” ujarnya.

Menurut dia, dengan lahirnya rekomendasi persetujuan penggantian jabatan Sekretaris dan Kabid (Infoduk) Dukcapil Parmout, pihaknya telah diperintahkan untuk segera melakukan pelantikan terhadap pejabat yang akan mengganti jabatan pejabat sebelumnya berdasarkan pengusulan.

Baca Juga :   Kadin Sulteng Akan Bantu Pembiayaan Budidaya Kelor di Lobu Mandiri

Ditanyakan apa pertimbangan penggantian dan pengusulan pejabat tersebut, Ekka Pontoh terkesan tidak menjelaskan secara detail apa pertimbangannya. Namun, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai pertimbangan. Selain itu menurutnya, pejabat tersebut tidak menerima jabatan yang diberikan pada rotasi yang sebelumnya telah dilakukan.

“Yang cukup berat, pejabat itu tidak menerima jabatan mereka saat rotasi. Sementara, orang lain sudah duduki jabatannya,” kata dia.

Rencana pelantikan kata dia, telah diagendakan pihaknya dan sedang menunggu waktu Bupati Parmout yang akan langsung mengambil sumpah jabatan pejabat baru di Dukcapil Parmout. Sementara, Sugendi Samudin yang menolak ditempatkan pada jabatannya akan ditempatkan sebagai staf Sekretariat Daerah (Sekda) Parmout.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Parmout H. Samsurizal Tombolotutu yang tetap bersikukuh dengan sikapnya menolak mengembalikan Sugendi Samudin sebagai Sekretaris Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Parmout, meskipun tidak mengindahkan surat teguran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seakan menyerah.

Padahal sebelumnya, pernyataan Samsurizal siap mengorbankan jabatannya saat itu terkait mutasi Sugendi Samudin dari jabatan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Parmout ke Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Baca Juga :   PPTR Desak Percepatan DOB Tomini Raya, Syarif A. Harun: Semua Pihak Bangun Sinergitas Percepatan Pemekaran

Padahal, pergeseran Sugendi dari Dukcapil ke Kesbangpol telah mengabaikan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 821.23-96 Dukcapil 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan administrator selaku Sekdis Dukcapil kabupaten/kota.

Saat itu, seperti yang diberitakan Sulteng Post sebelumnya, secara tegas Samsurizal mengatakan, dia lebih memilih berhenti sebagai bupati daripada harus mengembalikan jabatan Sugendi ke Sekdis Dukcapil.

“Saya tidak akan kembalikan Sugendi Samudin sebagai Sekdis Dukcapil. Lebih baik saya diberhentikan,” ucap Samsurizal menjawab pertanyaan wartawan di kantornya, Rabu 27 April 2016.

Bahkan, Bupati Parmout juga menyatakan akan mendatangi Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait keluarnya teguran Mendagri yang ditujukan kepada Gubernur Sulteng dan Bupati Parmout bernomor 821.22/3957/Dukcapil tertanggal 21 April 2016.

Surat teguran itu ditandatangani Dirjend Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh, atas nama Mendagri, menegaskan Bupati Parmout membatalkan SK-nya alias mengembalikan Sugendi ke jabatan Sekdis Ducapil.

Baca Juga :   PPTR Desak Percepatan DOB Tomini Raya, Syarif A. Harun: Semua Pihak Bangun Sinergitas Percepatan Pemekaran

Ketegasan Bupati Parmout yang menyatakan siap menghadapi segala resiko demi mempertahankan putusannya, terkesan tidak komitmen. Selain itu, seakan mengangkat menyatakan menyerah, dan kini jabatan Sugendi yang katanya tidak akan dikembalikan, pada kenyataannya kembali.

Pantauan media ini, Kamis 26 Mei 2016, Sugendi telah menjalankan aktifitasnya sebagai Sekdis di Dukcapil.

“Saya mulai kembali berkantor di Dukcapil sejak Senin 23 Mei. Saya mau berkantor karena, Bupati kembali meng-SK-kan saya,” Ucap Sugendi kepada koran ini di ruang kerjanya, Kamis (26/5).

Menurut dia, SK Bupati bernomor 821.23/0505/BKD yang memerintahkan untuk kembali menjabat Sekdis Dukcapil tersebut diterimanya pada 19 Mei 2016 kemarin. “SK tertanggal 22 April itu, saya terima pada Kamis 19 Mei 2016,” jelasnya.

Kembalinya Sugendi Samudin ke jabatannya sebagai Sekretris Dukcapil Parmout, juga secara otomatis mengembalikan jabatan Alwi Ahmad Musa yang sebelumnya juga bernasib sama. Pada mutasi jabatan yang dilakukan beberapa bulan lalu, Alwi Ahmad Musa yang dulunya menjabat sebagai Kabid Informasi Kependudukan (Infoduk) pada Dukcapil Parmout, yang dilantik pada salah satu dibidang di Badan Diklat Parmout.OPI

Komentar

News Feed