oleh

SUPERVISI PENGAWAS, Tingkatkan Profesionalisme Guru Bimbingan Konseling

-Kota Palu-408 views

SAMPAI saat ini pelaksanaan supervisi untuk guru bimbingan konseling tetap terlaksana, sehingga sebagai guru lansung dapat mengetahui setiap kekurangan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas layanan bimbingan konseling.

Oleh: Sri Mulyani

Sistem kepengawasan Bimbingan konseling merupakan serangkaian kegiatan dalam membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses layanan atau pembelajaran demi pencapaian tujuan. Kepengawasan dan supervise guru merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran, sampai saat ini, supervise pada tahap ke tahap sangat terkordinirnya pelaksanaan dan sangat berpengaruh pada peningkatan profesionalisme guru. Dengan demikian, berarti esensi kepengawasan melalui supervise yang dilakukan pengawas sekolah itu sama sekali bukan menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalitasnya.

Adanya kepengawasan sekolah buat kami guru tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran atau layanan BK . Apabila dijelaskan bahwa kepengawasan dan supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan dalam  membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran atau layanan BK, maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya.Sebab Penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola proses layanan bagi kami guru adalah sebagaisuatu proses pemberian estimasi kualitas kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan bagian integral dari serangkaian kegiatan proses peningkatan kinerja kami .

Baca Juga :   Realisasi Dana Stimulan Tahap II Rp403 Miliar

Kepengawasan guru BK merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kinerja, maka dalam pelaksanaannya terlebih dahulu perlu diadakan penilaian kemampuan guru, sehingga bisa ditetapkan sebagai aspek yang perlu dikembangkan dan cara mengembangkannya.penilaian unjuk kerja guru dalam kepengawasan adalah dan melihat realita kondisi yang ada dalam pelaksanaan layanan BK maupun semua perangkat BK yang digunakan guru dalam proses belajar atau layanan .

program supervise pengawas selama ini selalu dikaitkan dalam pemberian recomendasi penerima sertifikasi, padahal sesungguhnya para pengawas sekolah turun kesekolah itu mengadakan supervise untuk suatu pembinaan pada guru, bukan semata untuk pemberian rekomendasi sebagai syarat penerima tunjangan sertifikasi, namun hasil supervise itu tercantum pada surat rekomendasi, sehingga sebagai guru harus bekerja maksimal agar mendapat nilai terbaik dari pengawas yang langsung mengadakan penilaian supervise dikelas atau layanan BK. Untuk melihat bagai mana kondisi guru ketika dia membuka pelajaran sampai melakukan komfirmasi, atau melakukan layanan , kolaborasi sampai pada penutup pembelajaran, Apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas?, Aktivitas-aktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang berarti bagi guru dan siswa, Apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan pembelajarannya, Apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya. Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran atau layanannya. Itulah yang menjadi program prioritas utama guru keberadaan guru dan pengawas dikelas.

Baca Juga :   Pasien Covid-19 Dirawat di Palu 99 Orang

Namun perlu ditegaskan, bahwa setelah melakukan penilaian untuk kerja guru tidak berarti selesailah tugas kami sebagai guru, bukan karena ada penilai dari pengawas kamu bekerja baik ,banyak kegiatan guru dalam merancang proses pembelajaran atau layanan , sehingga Program kepengawasan sekolah harus sesuai program guru, karena secara langsung mempengaruhi dan mengembangkan prilaku guru dalam mengelola proses pembelajaran atau layananan yang kami lakukan. Inilah karakteristik esensial kepengawasan sekolah. Sehubungan dengan ini, jangan mempersempit asumsi bahwa hanya ada satu cara terbaik yang bisa diaplikasikan dalam kegiatan pengembangan perilaku guru. Tidak ada satupun perilaku kepengawasan yang baik dan cocok bagi semua guru , sebab tingkat kemampuan, kebutuhan, minat, dan kematangan profesional serta karakteristik personal guru harus dijadikan dasar pertimbangan dalam mengembangkan itulah pengawas yang bisa memahami karakter guru,

Ada satu cara pengawas dalam membantu guru mengembangkan kemampuannya harus didesain secara terprogram, sehingga jelas waktu mulai dan berakhirnya program pengembangan tersebut desain akan terwujud maka alangkah baiknya jika programnya di desain bersama oleh pengawas dan guru, sehinggatujuan akhir kepengawasan sekolah agar guru semakin mampu memfasilitasi belajar bagi siswanya. Jika disuatu tempat ada pengawas yang mensupervisi guru, hanya mencari kelemahan guru, maka pastilah pengawas itu tidak bisa mendapat informasi yang tepat buat bahan penilaiannya, karena pengawas seperti itu akan dihindari oleh guru sebab tujuan kepengawasan adalah membantu guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran yang dicanangkan bagi siswanya. Sebab melalui kepengawasan besar harapan para pengawas sekolah akan mencapai kualitas pembelajaran dikelas maupun perangkat pembelajarannya akan smeaikin baik

Baca Juga :   Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat Jadi 65,36 Persen

Penyelenggaraan kepengawasan sekolah dengan maksud membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam memahami keberadaannya disekolah, kehidupan kelas dan guru binaannya , mengembangkan keterampilan mengajarnya dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu. Selanjutnya, Kepengawasan sekolah juga bermaksud untuk memonitor kegiatan belajar mengajar atau layanan yang dilakuka oelh guru BK. Kegiatan memonitor ini bisa dilakukan melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas di saat guru sedang mengajar, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawatnya, maupun dengan sebagian siswa. Kepengawasan mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas mengajar dan pelaksanaan layanan BKnya, mendorong guru mengembangkan kemampuannya sendiri, serta mendorong guru agar memiliki perhatian yang sungguh-sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya, itulah pengawas yang selalu diharapkan kedatangannya disekolah dalam tugas mulianya untuk peningkatan kualitas guru dan meningktan mutu pendidikan kita. (dari berbagai sumber)

Penulis, Guru BK SMK Negeri 2 Kota Palu.

Komentar

News Feed