oleh

Hyundai Palu: Intensitas Jualan Mobil Listrik Tergantung Insfrastruktur

-Ekonomi-dibaca 101 kali

SULTENG RAYA – Branch Manager Hyundai Palu, Ruly Arief Rusliawan, menyebut, intensitas penjualan mobil listrik sangat bergantung dari pembangunan infrastrukturnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya belum melakukan ekspansi berlebih ihwal mobil listrik karena alasan keberadaan infrastruktur mobil listrik tersebut, khususnya di daerah di luar Kota Palu. Sebab, sudah barang tentu mobilisasi konsumen lintas daerah sangat bergantung pada ketersediaan pengisian bahan bakar dalam hal ini listrik.

“Kita sendiri belum konsen untuk target, karena intensitas penjualan mobil listrik tergantung dari pembangunan infrastrukturnya. Sesuai dengan instruksi pemerintah seharusnya 2025 sudah progress, akselerasinya seharusnya sudah jalan,” kata Ruly kepada Sulteng Raya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Perkuat Sinergi, IFG Life Gandeng Bank Mandiri, Yokke dan LinkAja

Terkait dengan ekspansi kompetitor di Kota Palu yang telah memiliki unit kendaraan listrik siap jual, menurut Ruly, Hyundai belum mengeluarkan tipe serupa.

“Kompetitor memang telah meluncurkan dan memasarkan di Kota Palu, namun segmen kita tidak disitu, kita lebih mengarah ke mobil eksklusif seperti Hyundai Cona Electrik dan Ionic 5,” tuturnya.

Di beberapa kesempatan, Pemerintah Provinsi Sulteng terus mendorong pembangunan infrastruktur tersebut demi misi penurunan emisi karbon. Bahkan sudah mengadang-gadang mobil listrik akan menjadi kendaraan dinas pemerintah

“Pemprov Sulteng sudah merencanakan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas,” ucap Tenaga Ahli Gubernur Sulteng M Ridha Saleh. RHT

Komentar

News Feed