oleh

21.334 KPM di Donggala Telah Terima Bansos PKH

-Kab. Donggala-dibaca 212 kali

SULTENG RAYA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ke IV melalui PT Pos bersamaan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) tahap II dan program sembako tahun 2022.

Koordinator PKH Kabupaten Donggala, Moh Riyan Ridha H, S.Kom melalui rilisnya yang diterima Sulteng Raya, Jumat (2/12/2022) menyebutkan, nilai bantuan sosial yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diantaranya, bantuan sosial PKH tahap IV, KPM menerima sesuai dengan jumlah komponen/kategori yang dimiliki oleh KPM. Nilai atau indeks bantuan sosial PKH berdasarkan SK Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor: 9/3/BS.02.01/2/2022 tanggal 16 Februari 2022, tentang indeks dan faktor penimbang bantuan sosial PKH tahun 2022.

Selanjutnya, bantuan sosial BPNT/program sembako sejumlah Rp600.000 periode Oktober, November dan Desember 2022 untuk setiap penerima. Berikutnya, Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) tahap 2 sejumlah Rp300.000 periode November dan Desember 2022.

Lanjut Riyan, untuk setiap penerima di Kabupaten Donggala sendiri jumlah keseluruhan penerima bantuan sosial berjumlah 25.345 KK dengan rincian, penerima bantuan PKH, BPNT dan BLT BBM sejumlah 11.874 KPM, penerima bantuan PKH dan BLT BBM sejumlah 3.010 KPM dan penerima bantuan BPNT dan BLT BBM sejumlah 10.461 KPM.

“Penyaluran bantuan sosial tersebut, akan disalurkan secara bersamaan melalui kantor Pos di masing-masing wilayah yang ada di Kabupaten Donggala, yang saat ini telah mulai kita salurkan, pertanggal 01 Desember 2022 kami telah menyalurkan bantuan sebanyak 21.334 KPM dengan persentasi 84,1 persen yang telah menerima bantuannya,” jelas Riyan.

Untuk syarat pengambilan bantuan sosial kata Riyan, KPM cukup membawa identitas diri seperti KTP/KK sebagai dokumen pendukung dalam pengambilan bantuannya di kantor Pos, untuk KPM yang telah meninggal dunia atau berhalangan hadir, dapat diwakili oleh istri/suami, anak dan atau anggota keluarga lain yang tercatat dalam satu kartu keluarga yang sama dan KTP atau surat keterangan pengganti KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Donggala.

“Sekalipun proses penyalurannya dilakukan langsung oleh kantor Pos, kami telah menginstruksikan seluruh pendamping sosial PKH untuk tetap mengawal dan mengawasi langsung jalannya proses peyaluran bantuan sosial tersebut, hal ini sesuai dengan arahan ibu Menteri Sosial kepada seluruh pendamping sosial di Indonesia untuk mengawal jalannya penyaluran serta memastikan bantuan sosial tersebut dapat diterima oleh KPM secara langsung dan tanpa adanya potongan sedikit pun,” kata Riyan.

Riyan menambahkan, untuk catatan kami dalam proses penyaluran bantuan sosial PKH, BPNT/Sembako dan BLT BBM, tidak dibenarkan tindakan-tindakan oknum siapa pun dalam memfasilitasi/mewakili KPM dalam melakukan pencairan bantuan sosial dengan maksud apapun.

“Tidak dibenarkan oknum siapa pun melakukan pungutan atau pemotongan bantuan sosial tersebut, dengan maksud dan alasan apapun juga. Jika ditemukan, adanya oknum siapa saja yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak dibenarkan di lapangan, maka oknum tersebut akan diproses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Riyan.

“Kepada bapak/ibu masyarakat Kabupaten Donggala, jika menemukan dan mengetahui adanya tindakan-tindakan tersebut, agar kiranya dapat melaporkannya kepada para pendamping sosial dan pihak yang berwajib di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Donggala. Kami mengedepankan transparansi dalam memastikan bantuan sosial dapat diterima oleh penerima manfaat bantuan sosial dengan tepat sasaran (sesuai data penerima), tepat waktu dan tepat jumlah,” tambahnya.

Pada prinsipnya kata Riyan, Dinas Sosial Kabupaten Donggala bersama Koordinator PKH Kabupaten Donggala akan selalu aktif melakukan monitoring dan evaluasi secara aktif di lapangan untuk memastikan proses penyaluran bantuan sosial tersebut dapat berjalan dengan baik. */YAT

Komentar

News Feed