oleh

Bupati Banggai Bangun Kerjasama dengan PT. PLN Persero

-Kab. Banggai-dibaca 74 kali

SULTENG RAYA – Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman bersama PT. PLN Persero di ruang rapat khusus kantor Bupati Banggai, Jumat (18/11/2022).
Dalam sambutannya, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk, Artika Hadi Wibawa mengatakan, ini penting bagi PT. PLN Persero sebagai dasar untuk bisa memungut pajak penerangan jalan. Apabila tanpa dasar MoU PT. PLN Persero tidak ada kekuatan hukum.
“Bahwa dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dipungut rata-rata dalam satu bulan untuk Kabupaten Banggai adalah sebesar Rp1,4 miliar dan untuk pembayaran dari Pemerintah Kabupaten Banggai ke PT. PLN Persero adalah sebesar sekitar Rp500-600 juta rupiah, kegiatan ini sangat penting bagi kedua belah pihak,” kata Artika.
Selain memohon arahan dan petunjuk dari Bupati Banggai kata Artika Hadi, perlu diajukan permohonan agar bisa dibantu mengatasi kendala mekanisme yang biasanya terjadi di awal tahun, seperti terjadi kelambatan pembayaran.
“Nanti PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk akan mendapatkan ketambahan tiga unit mesin berkapasitas 3 Megawatt (MG). Mudah-mudahan mencukupi atau menambah pasokan listrik di Kabupaten Banggai pada umumnya,” terang Artika.
Terkait penyelesaian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Desa Nonong, Kecamatan Batui kata Artika, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) bukan wewenang kami menyampaikan. Akan tetapi kami akan memberikan informasi kepada Bupati langsung yang detail seputar perkembangan pelaksanaannya.
“PT PLN Persero mulai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMS) berkekuatan 40 Megawatt (MW) di Desa Nonong, Kecamatan Batui, dimana peresmian pembangunan (Ground Breaking) proyek telah dilaksanakan oleh Presiden RI Joko Widodo di Sidrap, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu,” jelas Artika.
Sementara, Bupati Banggai H. Amirudin dalam sambutannya berterima-kasih dan berharap, mudah-mudahan dengan penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak bisa saling menguntungkan.
“Nota Kesepahaman ini akan dijadikan sebagai acuan bersama antara Pemerintah Kabupaten Banggai dengan PT. PLN Persero,” kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan, begitu banyak permintaan izin masuk ke Kabupaten Banggai tentang dunia usaha. Dari semua yang masuk tersebut, mereka sangat butuh listrik.
“Dari data yang sudah masuk itu membutuhkan pasokan listrik sebesar 80 Mega Watt. Olehnya itu, kita jangan berpikir bahwa listrik itu hanya untuk penerangan, akan tetapi semua industri yang masuk itu membutuhkan pasokan listrik,” ujar Bupati.
Bupati juga menyinggung sedikit pelaksanaan PLTA di Kecamatan Lobu 20 mega.Pekerjaan ini belum dilaksanakan karena perjanjian dengan PLN yang belum selesai.
“Perjanjian mengenai penggunaan jaringan, kalau perjanjian pembangunan mereka sudah oke, ini akan kita bantu,” jelas Bupati.
Kegiatan itu dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Banggai dengan PT. PLN Persero dan berpose bersama. */MAN

Baca Juga :   Bupati Banggai Buka Seminar Kesehatan dan Muscab V IDI

Komentar

News Feed