oleh

Prof Amar Menangkan Pemilihan Rektor Untad

-Pendidikan-dibaca 93 kali

SULTENG RAYA- Prof. Dr. Ir. Amar ST.,MT., memenangkan pemilihan Rektor Untad periode 2023-2027, setelah meraih 77 suara gabungan suara senat dan suara Menteri Pendidikan Kebudayaanristek (Mendikbudristek), pada Rapat Senat Pemungutan Suara Calon Rektor Untad periode 2023-2027, Rabu, (23/11/2022).

Sementara suara dua rivalnya yang lain, masing-masing Prof. Dr. Muhammad Khairil., M.Si., M.H.,hanya memperoleh dukungan 32 suara senat dan Dr. Lufsyi Mahmudin, S.Si., M.Si., tidak mendapatkan suara.

Suara Mendikbudristek 35 persen dari jumlah total suara senat (71 anggota senat Untad)  semuanya diberikan kepada Prof Amar.

Sehubungan dengan itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untad, Adam Malik menjelaskan total suara yang terpakai pada Pemilihan Rektor Untad tersebut sejumlah 109 suara dengan presentase 65 persen suara senat dan 35 persen suara Kemendikbudristek.

Baca Juga :   Ujian Modul PKBM Kana Mapande diikuti 168 Peserta

“Alhamdulillah proses pemilihan Rektor Untad sudah sampai pada tahap akhir, setelah pagi tadi kita melakukan pemilihan atau pemungutan suara, sebagaimana yang kita tahu bersama, Prof. Amar sebagai calon Rektor nomor urut satu mendapatkan 77 suara, Dr. Lufsyi nol suara, dan Prof. Khairil  nomor urut tiga mendapatkan 32 suara, suara menteri sebenarnya 35 persen, karena tadi semua anggota senat hadir sebanyak 71 maka 35 persen dari 71 itu adalah 38, sehingga total suara terkumpul 109,” jelas Adam Malik, usai pelaksanaan pemilihan Rektor Untad, Rabu (23/11/2022).

Pemilihan calon Rektor Untad tersebut sesuai dengan Peraturan Senat Universitas Tadulako Nomor: 158/Senat-Utd/Kp/2022 tentang Tata Cara pemilihan Rektor Universitas Tadulako Periode 2023-2027 pada bagian lampiran tentang jadwal pelaksanaan tahapan pemilihan rektor.

Baca Juga :   Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Sulteng Gandeng Unismuh Palu

Selain itu pasal 17 ayat (1) Bab IV ketentuan penutup yang ikut serta memperhatikan surat dirjen pendidikan tinggi, riset dan teknologi nomor: 1101/E E1/Kp.05.05/2022 perihal penundaan pemilihan Rektor Untad periode 2023-2027.

“Karena memang sebelumnya itu pemilihan pada 16 November 2022 akan tetapi ada penundaan karena semua pejabat eselon satu di Kemendikbudristek menghadiri G20 maka ditunda sehingga wawancaranya pada tanggal 16 November, dan hari ini telah selesai dilaksanakan sesuai peraturan tersebut,” ucapnya mengakhiri.JAN

Komentar

News Feed