oleh

Dukung Festival Budaya, Upaya PT Vale Lestarikan Budaya di Kabupaten Morowali

-Ekonomi-dibaca 315 kali

SULTENG RAYA – PT Vale Indonesia Tbk memberikan dukungan penuh terlaksananya Festival Budaya Morowali di wilayah pemberdayaan Blok Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Dukungan itu diberikan, sebagai upaya Perseroan turut andil melestarikan budaya masyarakat yang telah turun temurun dari leluhur di Kabupaten Morowali.

Pembukaan telah sukses terlaksana di Desa Garesa, Kecamatan Bungku Timur yang dibuka oleh Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Morowali, Ruhban, Sabtu (19/11/2022).

Menurut Ruhban, Festival Budaya itu sejalan dengan misi Pemda Morowali yakni pembinaan akhlak, moral dan yang lebih spesifik ke kebudayaan.

“Di zaman sekarang ini, nyaris budaya dulu kita tidak perhatikan lagi. Ternyata dengan program pemerintah saat ini, kita menyadari bahwa pendekatan nilai-nilai budaya sangat penting. Mendekati masyarakat harus berangkat dari melestarikan budaya lokal,” kata Ruhban.

Baca Juga :   Adventure Bersama WR 155 R, bLU cRU Community Fun Riding Experience di Lampung

Sementara itu, Manager External Relations PT Vale Indonesia Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin saat dikonfirmasi menyampaikan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat dan men-support program sosial budaya di wilayah lingkar tambang Morowali. Festival budaya itu, kata dia, akan menjadi agenda rutin tahunan PT Vale Indonesia.

“Kami diskusi, kami melihat kondisi yang ada karena memang disini daerah industrailisasi, salah satu yang harus kita jaga adalah melestarikan budaya. Alhamdulillah kepala-kepala desa, karang taruna, manyambut baik inisiatif ini,” kata Ani sapaan akrabnya.

“PT Vale Indonesia berkomitmen selalu menjaga budaya yang ada disekitar, karena kebudayaan adalah akar dari kita semua.  Budaya ini akan kita pertahankan dan jangan sampai hilang dari akarnya. Insyaallah PT Vale Indonesia akan berkolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :   Terbukti Lincah Dan Tangguh Di Tanjakan, Wuling Air EV Libas Rute Tanjakan Bukit Doda Palu

Iven itu juga diyakini akan mengenalkan budaya kepada anak-anak, bahwa ternyata Kabupaten Morowali memiliki tradisi yang patut dijaga, patut dipertahankan, dan dilestarikan.

“Daerah industrialisasi seperti ini tidak bisa dipungkiri akan banyak orang baru, yang membawa kebiasaan baru juga, jangan sampai anak-anak tercinta kami di Morowali menjadi lupa akan tradisi mereka sendiri. Pengenalan ini juga akan berdampak kepada aktivitas sosial anak-anak kami, bahwa ternyata ada permainan, tarian yang bisa membuat mereka kontak sosial secara langsung, mengimbangi dunia gadget yang makin massif,” ungkapnya.

Festival Budaya menyambut HUT ke-23 Kabupaten Morowali diantaranya menampilkan liga gasing, lomba dayung, dan lomba tari luminta yang akan berlangsung hingga 3 Desember mendatang di sejumlah desa yakni Desa Garesa, Kecamatan Bungku Timur, Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, dan Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur.

Baca Juga :   Wuling Air EV: Gesit Dalam Kota, Tangguh Jajal Puncak Salena-Doda

Pelbagai lomba budaya itu diikuti 13 desa lingkar tambang di Kecamatan Bungku Timur dan Kecamatan Bahodopi. RHT

Komentar

News Feed