oleh

Alokasi Ditambah, Muhidin Said Ajak UMKM di Sulteng Manfaatkan KUR

-Ekonomi-dibaca 79 kali

SULTENG RAYA – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Muhidin M Said, mengatakan, alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun depan akan ditambah.

Ia mengajak pelaku usaha di Sulawesi Tengah memanfaatkan pembiayaan murah itu, demi meningkatkan kelas usaha.

“Tahun 2022, sebanyak Rp372 triliun. Tahun depan, kita akan tambah lagi menjadi lebih dari Rp400 triliun. Sulteng harus manfaatkan, kalau ini dimanfaatkan dengan bagus, bisa mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, terutama bagi UMKM kita, petani, nelayan, kios-kios dan lainnya,” katanya kepada Sulteng Raya, Kamis (22/9/2022).

Muhidin tidak menginginkan sektor usaha mengakses kredit abal-abal, yang memberikan bunga tinggi. Alih-alih mendapatkan dana mengembangkan usaha, kredit itu justru melilit pengaksesnya pada utang yang tidak wajar.

Baca Juga :   Terbukti Lincah Dan Tangguh Di Tanjakan, Wuling Air EV Libas Rute Tanjakan Bukit Doda Palu

“Jangan sampai masyarakat terjerumus dalam hal-hal atau akses keuangan yang dijanjikan murah, cepat, tetapi sangat berbahaya. Rantenir ini sangat berbahaya, apalagi kalau diakses pelaku usaha,” tuturnya.

Ia mendorong, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang telah terbentuk di seluruh daerah di Sulteng menjadi pionir untuk mengedukasi masyarakat ihwal kredit perbankan yang notabenenya telah sistematis dan berorientasi pada peningkatan kelas usaha. Hal itu ia yakini, akan meminimalisir pelaku usaha bertransaksi dengan ‘lintah darat’ atau kredit rentenir.

“Selain itu, TPKAD juga harus menjalankan fungsing menjadi jembatan masyarakat ke perbankan. KUR ini dana murah, subsidi dari pemerintah, harus terus didorong akselerasinya, bunganya hanya enam persen, sangat murah. Kalau ini bergerak dengan bagus, saya yakin ekonomi Sulteng akan terus bangkit di sektor usaha,” tuturnya. RHT

Baca Juga :   Cetak SDM Berstandar Global, FEB UI Perkuat Lima Skill Bagi Mahasiswa

Komentar

News Feed