oleh

WTP Lima Tahun Berturut-Turut, Gubernur Sulteng Terima Penghargaan Menkeu Sri Mulyani

-Kota Palu-dibaca 45 kali

SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, menerima penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani, atas hasil pemerikasaan keuangan pemerintah daerah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima tahun berturut-turut.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 dengan mengusung tema ‘Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’ di Gedung Kamala, Departemen Keuangan RI, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Dirjen Perbendaraan  Kementrian Keuangan RI , Hadyanto, mengatakan, pemberian penghargaan kepada Kementrian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) tersebut, merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi atas upaya dilakukan meningkatkan kinerja akuntabilitas keuangan negara dan daerah.

“Selain itu, untuk memberikan dorongan dan dukungan kepada Kementrian dan Lembaga serta pemerintah daerah untuk terus meningkatkan akuntabilitas keuangan negara dan daerah, serta memberikan arahan untuk terus meningkatkan fungsi dan dampak, manfaat keuangan negara dan daerah termanfaatkan sebesar-besarnya kepada masyarakat,” kata Dirjen Hayanto.

Baca Juga :   Berikan Pembinaan Asn Kemenag Buol, Kakanwil Ulyas Tekankan Penerapan Lima Nilai Budaya Kerja

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani, menyampaikan selamat atas penerimaan penghargaan dan apresiasi pencapaian akuntabilitas tata kelola keuangan negara dan daerah yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Tetapi yang utamanya, akuntabilitas keuangan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak yang sebesar besarnya kepada masyarakat. Tahun 2022 Kementrian/Lembaga dan pemerintah daerah memiliki peningkatan yang membanggakan atas akuntabilitas keuangan. Berdasarkan hasil audit BPK, terdapat 500 pemerintah daerah dan 83 K/L mendapat WTP,” kata Menkeu Sri Mulyani.

Selain itu, Menkeu Sri Mulyani juga, menyampaikan, semua pihak harus bangga atas responsip tata kelola keuangan dalam menghadapi musibah pendemi Covid -19.

“Kita harus bangga, dimana anggaran yang selalu berubah untuk kebutuhan alokasi anggaran untuk kebutuhan dalam penanganan Covid -19 yang tidak ada kepastian untuk berakhir,” ucapnya.

Baca Juga :   Sambut Hut Ke-44 Kota Palu, Pemerintah Kelurahan Kabonena Gelar Porseni 

Ia menuturkan, pada masa penanganan Covid -19, banyak alokasi anggaran yang diubah dari belanja sudah ditetapkan, diubah untuk alokasi belanja di bidang kesehatan, belanja bantuan sosial dan pemulihan ekonomi baik oleh keuangan negara dan daerah.

“Dunia mengakui bahwa Indonesia dianggap yang mampu menangani pandemi Covid dengan baik. Indonesia juga sudah dapat bertumbuh di tengah kondisi pandemi yang terjadi. Indonesia Juga mampu mengedalikan kemampuan keuangan negara dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Indonesia juga mengalami penurunan angka kemiskinan, dibarengi pertumbuhan pembanguan yang meningkat.

“APBN harus terus menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Indonesia untuk terus maju. Pesan saya, seluruh penyelenggara negara baik pusat dan daerah, untuk terus mengawal akuntabilitas keuangan dan kinerja untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Rusdy Mastura, menyampaikan rasa sukur atas apresiasi dari Menkeu tersebut.

Baca Juga :   Penyusunan Pagu Anggaran 2023, Kakanwil Ulyas Tekankan Perbaikan Tampilan Madrasah

Ia mengatakan, penghargaan tersebut, bakal menjadi motivasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah.

“Melalui penghargaan yang diberikan Menteri Keuangan RI, semoga seluruh satuan kerja pemerintah daerah dan pemda kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah terus meningkatkan kinerja keuangan daerah dan terus memastikan alokasi keuangan daerah dapat lebih bermanfaat kepada kepada masyarakat, disertai pertumbuhan pembangunan Sulawesi Tengah,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, selain Pemprov Sulteng, pengharagaan serupa juga diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai atas capaian 10 kali berturut-turut.

Kemudian, Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Unauna yang juga tercatat WTP 10 kali berturut-turut, serta Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusdy didampingi Kepala Bappeda Sulteng, Sandra Tobondo , Karo Administrasi Pimpinan, Edy Lesnus dan  Kabid Akuntansi BPKAD Sulteng, Idhamsyah.HGA

Komentar

News Feed