oleh

Pemda Banggai Gelar Diskusi Audit Stunting 

-Kab. Banggai-dibaca 44 kali

SULTENG RAYA – Asisten Administrasi Umum Setda Banggai, Drs. H. Mohamad Kamil Datu Adam membuka secara resmi audit stunting dan manajemen kasus stunting melalui diskusi panel manajemen kasus stunting Kabupaten Banggai yang diselenggarakan oleh Dinas P2KBP3A Kabupaten Banggai, di salah satu hotel di Luwuk, Kamis (22/9/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, mewakili Dandim 1308/LB, mewakili Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sulteng, tim pakar audit stunting, Kadis P2KBP3A sebagia penanggungjawab kegiatan, para pimpinan OPD, mewakili Kementerian Agama, Camat Luwuk Timur, serta para peserta audit stunting. 

Asisten Administrasi Umum Setda Banggai yang membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai mengatakan, percepatan penurunan stunting adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah dan desa.

Baca Juga :   Alumni LP3 Gajah Mada College Group Bakal Difasilitasi di Dunia Kerja

“Untuk itu, demi mencapai hasil yang optimal tentunya dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia khususnya di Kabupaten Banggai,” katanya.

Dikatakannya, audit kasus stunting adalah identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans atau sumber data lainnya, dalam Perpres No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Mengamanatkan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting.

“Oleh karena itu, agar siklus terjadinya stunting dapat dicegah, perlu ada formulasi kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada, satu diantaranya adalah audit kasus stunting yang kita laksanakan hari ini,” kata Mohamad Kamil.

Baca Juga :   Polisi Pantau SPBU di Kota Luwuk

Audit kasus stunting lanjutnya, dilakukan melalui empat kegiatan yaitu pembentukan tim audit, pelaksanaan audit kasus stunting dan managemen pendampingan keluarga, diseminasi dan tindak lanjut.

“Dalam pelaksanaan percepatan stunting di Kabupaten Banggai diharapkan dengan adanya satu komitmen dari semua mitra kerja dan stakeholders terkait. Mampu memenuhi goal’s penurunan angka stunting di Sulawesi Tengah dan menghasilkan satu data yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat daerah maupun pusat dalam penentuan intervensi jangka panjang yang tepat guna dan sasaran terciptanya indonesia bebas stunting,” harap Mohamad Kamil mengakhiri sambutan tertulis Bupati Banggai. */MAN

Komentar

News Feed