oleh

KAHMIPeduli di Munas Bakal Tanam 1.000 Pohon Alpukat

-Kota Palu-dibaca 90 kali

SULTENG RAYA – Munas XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) sebentar lagi dilaksanakan. 

Panitia telah mempersiapkan semua kebutuhan untuk iven  nasional tersebut. Pendaftaran peserta dari dalam dan luar negeri sedang berlangsung. Hingga saat ini, telah tercatat sebanyak 1.096 orang. Sedangkan total keseluruhan diperkirakan sebanyak 7 ribu orang.

Di acara Munas XI KAHMI tersebut, juga disiapkan KAHMI Expo untuk para pengusaha UMKM. Kemudian, Mimbar Kebangsaan untuk para tokoh nasional dan daerah berorasi dan membaca puisi, serta panggung para seniman dan KAHMIPeduli untuk para penyintas.

Koordinator Tim Kerja Kahmi Expo, KAHMIPeduli dan Mimbar Kebangsaan, Soemarno Wahab, menjelaskan, acara KAHMIPeduli bakal dilaksanakan pada 28 November 2022 pagi di Kawasan Hunian Tetap Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, dihadiri Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Baca Juga :   Bertemu Menhan Prabowo, Gubernur Sulteng Laporkan Kondisi Poso Sudah Aman dan Kondusif 

Sejumlah rangkaian kegiatan direncanakan, diantaranya, berbagi tali kasih dengan penyintas dan penanaman 1.000 pohon alpukat.

“Di KAHMIPeduli itu, selain berbagi tali kasih dengan penyintas, panitia juga akan menanam 1.000 pohon bibit alpukat, 50 pohon pelindung. Penanaman bibit alpukat itu, bekerja sama dengan KPH Kulawi dan Balai Permukiman PUPR,” kata Soemarno Wahab.

Selain itu, kata Soemarno Wahab, Panitia Munas XI KAHMI juga sedang menggagas program Green Action alia penataan/penghijauan di sekitar sesar/wilayah bencana, sekaligus doa bersama 4 Tahun pasca bencana. 

Menurutnya, beberapa komunitas bakal berlibat secara simbolis. Diharapkan KAHMI Sulteng sedari awal ikut menginisiasi dan menerus menata kawasan pascabencana secara parstisipatif, khususnya kebersamaan dengan mereka yang terdampak secara langsung.

Baca Juga :   Lurah Putra Canangkan Bentuk Koperasi Masyarakat di Kabonena

InsyaAllah kegiatan lanjutannya pada saat kegiatan KahmiPeduli saat Munas nanti dalam skala yang lebih luas. Gagasan ini datang dari alumni HMI, Zubair Butudako,” ujarnya.

Sedangkan di Mimbar Kebangsaan, menurut Soemarno Wahab, sejumlah tokoh nasional telah menyatakan kesediaannya untuk mengisinya, antara lain seperi Anies Baswedan, Budayawan Taufik Ismail, Ketua DPR RI, Ketua MPR RI dan banyak lagi tokoh lainnya.

 “Sedangkan tokoh daerah, selain Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, yang lainnya sedang diatur oleh penanggung jawab Mimbar Kebangsaan, Rahmad Arsyad,” jelas Soemarno Wahab.*/WAN

Komentar

News Feed