oleh

30 Ekor Sapi di Morowali Terjangkit PMK

SULTENG RAYA – Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya di pembukaan studi tiru pertanian organik di Desa Bumi Harapan Kecamatan Witaponda, Selasa (20/9/2022) menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 30 ekor sapi yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang penyebabnya masih sedang dalam penyelidikan.

Diketahui, dengan terjangkitnya PMK di Kabupaten Morowali, membuat masyarakat mulai sedikit resah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali, Andi Irman yang dikonfirmasi mengakui, kebenaran adanya indikasi PMK berdasarkan hasil pemeriksaan secara gejala klinis oleh dokter hewan.

“Pemeriksaan secara gejala klinis, memang ada menunjukan gejala PMK, akan tetapi masih menunggu hasil pemreiksaan laboratorium dari Balai Besar Bbvet Maros, Sulawesi Selatan,” ujar Andi Irman.

Ditambahkannya, adapun beberapa tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit yang telah dilakukan adalah, pemberian vitamin, disinfektan kandang dan penggunaan obat herbal. “Perlu juga kami sampaikan bahwa pada prinsipnya, masyarakat tidak perlu panik atau resah terhadap kasus PMK ini, karena ternak yang terjangkit virus PMK masih bisa disembuhkan dan dikonsumsi tanpa mempengaruhi kesehatan manusia,” jelas Andi Irman. BMG

Komentar

News Feed