oleh

Penyaluran KUR Bank Mandiri Area Palu Nyaris Sentuh Rp1 Triliun

-Ekonomi-dibaca 60 kali

SULTENG RAYA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Area Palu mencatat, sejak Januari 2022 hingga 16 September 2022,  telah menyalurkan total kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp921 miliar.

Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika, mengatakan, pihaknya optimistis hingga menutup tahun, realisasi menyentuh Rp1 triliun bahkan lebih.

Ia menyebut, pertumbuhan baki debet Bank Mandiri tidak terlalu banyak, karena pada dasarnya KUR merupakan kredit jangka pendek. Namun, kata dia, rata-rata pembayaran angsuran nasabah di atas Rp50 miliar.

“Jadi setiap bulan kita berkurang baki debet sebesar Rp50 miliar. Kalau dilihat dari pertumbuhannya baki debet dibanding tahun lalu 2021, tahun ini hanya tidak terlalu signifikan kenaikannya sekitar Rp62 miliar,” katanya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Biaya Dana BSI Lebih Rendah Dibanding Rerata Industri Perbankan

Progran KUR, kata dia, sesuai dengan permintaan Pemerintah untuk mendorong perekonomian beberapa sektor produktif. Diantaranya, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri perdagangan.

“KUR Bank Mandiri kebanyakan menyasar wilayah pedesaan. Misalkan di Pasangkayu, Sulawesi Barat yang menjadi salah satu daerah kerja kami di sana, dari total Rp921 miliar, hampir sekitar Rp400 miliar,” katanya.

Selain kredit usaha rakyat (KUR), Bank Mandiri juga menyalurkan kredit serbaguna mikro (KSM) yang sampai saat ini tercatat sudah mencapai Rp1,47 triliun dan kredit usaha mikro (KUM) sebesar Rp194 miliar.

“Jadi total keseluruhan dana kredit mikro Bank Mandiri yang terdiri dari KUR, KUM, dan KSM itu telah disalurkan mencapai Rp2,9 triliun,” tutup I Made Suwastika. RHT

Baca Juga :   BRIEFER dan Universitas Udayana Bersinergi, Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Komunikasi

Komentar

News Feed