oleh

PERANGI PEREDARAN KOSMETIK ILEGAL, BPOM di Palu Bentuk Duta Kosmetik

-Ekonomi-dibaca 106 kali

SULTENG RAYA – Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu, Agus Riyanto, melakukan pemilihan Duta Kosmetik Aman 2022 diikuti 30 peserta dari pelbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kota Palu.

Kabalai Agus beraharap, duta kosmetik terpilih menjadi perpanjangan tangan BPOM di Palu untuk ‘memerangi’ peredaran kosmetik ilegal di Kota Palu yang diklaim sangat marak.

“Pemilihan duta kosmetik ini adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan Badan POM di seluruh UPT yang ada di Indonesia. Ini merupakan bentuk implementasi MoU antara BPOM dengan Kemendikbud pada 2018. Kemudian dicanangkan pada 2021 program BPOM Goes to Campus dan Goes to School. Pembentukan duta kosmetik ini lanjutan implementasinya, dan merupakan perpanjangan tangan dari BPOM karena salah satu pilar pengawasan BPOM adalah pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat,” kata Kabalai Agus kepada Sulteng Raya, Senin (20/6/2022).

Baca Juga :   Telkomsel T-Connext, Koneksi Startup dan Pegiat Ekosistem Digital

Ia mengklaim, selama menjalankan tugas pengawasan sepanjang 2022 di Kota Palu, BPOM masih kerap menemukan kosmetik ilegal dengan kasus paling marak, yakni kosmetik tanpa izin edar.

Pelaksanaan pengawasan juga dilakukan secara daring. Ditemukan, masih banyak yang melakukan praktik penjualan tanpa izin BPOM, sehingga ia mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah proteksi berupa cek ricek keamanan kosmetik sebelum membeli produk secara daring.

“Untuk kota Palu ada memang beberapa kali temuan, setiap kita lakukan pemeriksaan masih kita dapat temuan di lapangan, yang paling banyak kosmetik yang tanpa izin edar, kalau secara jumlah kita nanti lihat datanya, belum bisa kami informasikan jumlah pastinya, yang jelas kosmetik tanpa izin edar masih banyak, pihak kepolisian juga menemukan, BPOM membantu mengecek legalitas apakah ada izin atau tidak. Karena secara izin edar ini memang tugas dri BPOM, kita bisa melakukan deteksi,” ungkap Agus.

Baca Juga :   Sambut Positif Inpres 7/2022, BRI Finance Pacu Pembiayaan Kendaraan Listrik

Pada kesempatan itu, 30 peserta dibekali terkait materi keamanan kosmetik, ilmu publik speaking dan cara membuat konten-konten di sosial media untuk melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada komunitasnya. “Kami harapkan mereka dapat menyebarkan informasi-informasi terkait kosmetik aman seperti apa,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed