oleh

DUGAAN UJARAN KEBENCIAN BUPATI POSO, Tokoh Agama Islam Poso Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

-Kab. Poso-dibaca 172 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Maraknya isu dugaan ujaran kebencian yang  ditujukan kepada Bupati Poso,Verna GM Inkiriwang ditanggapi bijak oleh sejumlah tokoh agama Islam di Kabupaten Poso.

Ustaz Muh. Amin Adnan yang juga pembina Yayasan Amnatul Umah mengatakan, terkait isu ujaran kebencian yang sekarang lagi berkembang, masyarakat hendaknya tidak perlu terprovokasi yang berujung pada hal-hal yang berbau kekerasan.

“Kepada masyarakat jangan mau terbawa-bawa dengan isu ini. Apalagi masyarakat Poso saat ini sudah luar biasa kebersamaannya,” kata Ustaz Amin kepada sejumlah awak media, Rabu (8/6/2022).

Ustaz Amin mengaku, dirinya juga belum bisa menyimpulkan, jika benar ada komentar Bupati Poso seperti yang beredar saat ini, pihaknya menyatakan kalau hal tersebut, belum dapat dikatakan sebagai penistaan terhadap agama. 

Baca Juga :   Jumat Berkah, Kodim 1307 Poso Serahkan Tali Asih Kepada Sejumlah Panti Asuhan

“Seperti halnya kami umat Islam, jika ada yang meninggalkan agama ini, kami sebut dengan istilah murtad. Tentu hal ini bisa juga berlaku di keyakinan yang lain, seperti adanya istilah domba yang tersesat atau istilah yang lainnya. Inikan bahasa kayakinan beliau (Bupati),” ujar Ustaz Amin.

Menurut Ustaz Amin, sepertinya ada upaya-upaya untuk memperkeruh suasana yang sudah kondusif di Poso. “Terkait apa yang menjadi tujuan, cuma mereka saja yang tahu akan hal ini,” tuturnya.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Poso,  Kyai Hi. Arifin Tuamaka mengajak masyarakat untuk tetap menjaga suasana yang damai. Kyai juga berharap masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan berbagai isu yang belum diketahui sumber kebenarannya. 

Baca Juga :   Jumat Berkah, Kodim 1307 Poso Serahkan Tali Asih Kepada Sejumlah Panti Asuhan

Dikatakannya, selama ini semua pihak belum melihat atau mendengar langsung  adanya bukti rekaman, terkait pernyataan Bupati Poso mengenai pernyataan yang dinilai menistakan agama.

Ditambahkan Kyai, umat Islam selalu berpijak pada Format ayat di dalam Al-Quran. Sambil mengutip ayat dalam surat Al Hujarat ayat ke-6. Diminta secara tegas ayat ini kata Kyai, memerintahkan kepada umat agar selalu melakukan tabayun atau klarifikasi terhadap sebuah berita yang belum dipastikan kebenarannya. 

“Proses seperti ini yang harus dilakukan, jika mendengar berita yang belum pasti keberananya jaganlah ditelan mentah-mentah. Kita harus melakukan tabayun sehingga hal yang benar kita dapatkan,” tegas Kyai Arifin.

Pada kesempatan itu, Kyai juga mengimbau kepada pihak pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Poso, untuk mengajak seluruh komponen masyarakat Poso untuk duduk bersama serta mencari solusi agar berita-berita yang ada tidak semakin liar dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. SYM

Baca Juga :   Jumat Berkah, Kodim 1307 Poso Serahkan Tali Asih Kepada Sejumlah Panti Asuhan

Komentar

News Feed