oleh

PLN Akui Pelayanan Listrik di Tambu Belum Maksimal

-Kab. Donggala-dibaca 147 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Untuk menindaklanjuti peristiwa pembakaran mesin di kantor PLN Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Palu, Agus Tasya mengakui, pelayanan listrik di Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tambu masih belum maksimal.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Terpadu Tim Kewaspadaan, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Donggala, Selasa (31/5/2022).

“Saat ini kita akan bekerja secara maksimal, agar pelayanan listrik di ULP Tambu bisa maksimal dan stara dengan listrik di Kota Palu,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, di Tambu juga sudah dibangun gardu induk, progresnya sudah mencapai 70 persen, “Insya Allah dapat segera diselesaikan, dengan begitu tinggal menunggu transmisi agar gardu bisa segera difungsikan,” katanya.

Baca Juga :   Diduga Korupsi Dana Covid-19, Kadis Dinkes Donggala Bakal Dilaporkan ke KPK

Untuk saat ini lanjutnya, PLN akan merelokasi mesin dari tempat lain ke PLTD Sabang, untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sabang, Dampelas dan Sojol.

“Sebenarnya kebutuhan puncak listrik PLN Tambu yaitu sebesar 2,8 Mega Watt (MW). Olehnya, pada tahap pertama kita akan merealisasikan perbaikan mempersiapkan listrik sebesar 4 MW, kemudian tahap kedua yaitu sebesar 5 MW. Jadi memang nantinya akan ada surplus, tapi tidak apa, nantinya agar bisa semakin banyak daerah yang bisa dialirkan listrik,” terangnya.

Pihaknya berharap, perencanaan perbaikan PLTD Sabang tahap pertama yang rencananya selesai pada tanggal 14 Juni 2022 dapat berjalan lancar, sehingga perbaikan dapat dilanjutkan sampai pada tahap kedua. ADK

Baca Juga :   Diduga Korupsi Dana Covid-19, Kadis Dinkes Donggala Bakal Dilaporkan ke KPK

Komentar

News Feed