oleh

Manager CV AJ Ditetapkan Tersangka Penimbunan Migor di Palu

-TNI/Polri-dibaca 94 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), menetapkan Manager Operasional CV. AJ inisial AR sebagai tersangka kasus penimbunan minyak goreng (Migor) di Kota Palu.

Kasus penimbunan Migor di Palu berhasil dibongkar aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Pangan Polda Sulteng pada 2 Maret 2022.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan, perkembangan terbaru penyidik Ditreskrimsus Polda Sulteng telah meningkatkan ke tahap penyidikan sesuai Surat Perintah Penyidikan Dirreskrimsus Polda Sulteng, Kombes Pol. Ilham Saparona Nomor:SP.Sidik/50/III/2022/Ditreskrimsus tanggal 21 Maret 2022.

“Perkara dugaan penimbunan minyak goreng, perkembangan yang dapat kami sampaikan saat ini sudah memasuki tahap penyidikan sejak tanggal 21 Maret 2022, penyidik juga telah menetapkan AR selaku Manager Operasional CV AJ sebagai tersangka dan telah diperiksa tanggal 17 Mei 2022 yang lalu,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Didik Supranoto dalam keterangan resminya yang dibagikan kepada awak media, Senin (23/5/2022).

“Diperkirakan dalam minggu ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya kepada Jaksa Penuntut Umum,” tambah Didik.

Sementara, terhadap tersangka dipersangkakan pasal 133 jo pasal 53 UU RI No.18 tahun 2012 tentang Pangan sebagaimana diubah dalam pasal 1 angka 15 UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 107 jo pasal 29 ayat (1) UU RI No. 07 tahun 2014 tentang perdagangan jo Perpres No. 71 Tahun 2015 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting yang dapat diancam dengan pidana penjara 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp50 Miliar.

Diketahui, Satgas Pangan Polda Sulteng dipimpin Dirreskrimsus Polda Sulteng, Kombes Pol. Ilham Saparona telah melakukan pengungkapan kasus dugaan penimbunan minyak goreng sebanyak 53 ton di Gudang CV AJ di Jalan I Gusti Ngurah Rai Palu pada 2 Maret 2022, dimana saat itu masyarakat kota Palu mengalami kelangkaan minyak goreng. */YAT

Komentar

News Feed