oleh

Ketua PGRI Sulteng Terima Aduan dari Guru P3K

-Pendidikan-dibaca 193 kali
SR Ads

SULTENG RAYA-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tengah, menerima aduan dari guru P3K yang belum menerima gaji bulanan setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, mengatakan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sangat berkehendak untuk melakukan perbaikan-perbaikan di dalam dunia pendidikan, termasuk di dalamnya dengan melakukan kesejahteraan terhadap guru dengan mengangkat guru sebagai Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Hanya saja, sesuai dengan informasi yang dihimpun dari para guru P3K yang telah di SK kan oleh pemerintah belum juga dibayarkan sampai saat ini, sementara mereka telah melakukan tugas sebagai abdi negara, kondisi tersebut sangat disayangkan.

Baca Juga :   SD Gamaliel Palu Borong Medali Kompetisi Bulu Tangkis Tingkat Kota

“Sampai sekarang mereka yang sudah terangkat guru P3K belum digaji. Banyak teman-teman guru P3K yang sampaikan kepada kita,” ungkap Syam Zaini, Senin (23/5/2022).

“Ini juga yang harus jelas untuk sistem penggajian kalau sudah terima SK, kemudian sistem kenaikan golongan seperti apa. Setiap tahun katanya di evaluasi dengan masa kontrak selama lima tahun, pertanyaannya, setahu saya dahulu itu sama dengan PNS hanya bedanya adalah tidak menerima hak pensiun, tetapi setelah terima SK kok belum dibayarkan,” sebutnya.

“Mudah-mudahan semuanya dalam proses akan tetapi jangan sampai berlama-lama, kan kasihan juga teman-teman guru yang sudah berkeluarga, mau kasih makan apa, sementara mereka sudah melaksanakan tugas,” sambung Syam Zaini.

Baca Juga :   Tiga Mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Palu Terima Beasiswa dari Bhinneka Global

Terpisah, Olis Kumalong Guru P3K, lulus tahun 2021 dan terima SK pada bulan Maret 2022, tahap II, menyebut, sampai saat ini setelah menerima SK, sama sekali belum terima gaji bulanan, padahal uang untuk pembayaran sudah ada di pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kalau masalah gaji, seluruh guru P3K di Kota Palu belum ada menerima gaji bulanan, baik yang lulus di tahap I maupun di tahap II,” sebutnya.

“Kita terima SK dari bulan Maret 2022, tetapi penggajiannya katanya setelah keluar SPMT yaitu bulan April, berarti gaji bulan April, bulan Mei, dan THR yang akan kita terima. Cuman kita mau pertanyakan mekanisme pembayarannya seperti apa, karena belum ada informasi jelas dari mekanisme pembayarannya,” sambung dia.

Baca Juga :   SD Gamaliel Palu Borong Medali Kompetisi Bulu Tangkis Tingkat Kota

Untuk itu katanya, mewakili para guru P3K, sangat berharap banyak kepada pemerintah pusat, terlebih kepada pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah, untuk segera mempercepat pembayaran gaji guru yang terangkat sebagai P3K, sehingga hal tersebut bisa membantu dalam menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan yang selayaknya untuk diselesaikan.

“Kami selaku guru P3K, berharap, tolong pemerintah daerah untuk gaji P3K itu sudah dibayarkan. Informasi yang diterima katanya gaji di rapel ditambah dengan THR dan dibayar sebelum lebaran idul fitri belum juga. Kemudian, dapat lagi informasi dibayar sebelum lewat bulan Mei tahun ini, yah mohon disegerakanlah pembayarannya,” tutupnya.*ENG

Komentar

News Feed