oleh

105 ASN di Donggala Terancam Dipecat

SR Ads

SULTENG RAYA  – Diduga telah melakukan pelanggaran disiplin, sebanyak 105 Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Donggala terancam dipecat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi menyebutkan, sebelumnya ada laporan bahwa 105 ASN di Donggala akan  diberhentikan karena melakukan pelanggaran disiplin.

“Saya belum bisa memberikan keterangan secara tegas terkait pemberhentian 105 ASN tersebut. Jadi informasi ini belum bersifat final, karena masih dibutuhkan klarifikasi, klarifikasi itu kewenangannya pejabat secara berjenjang, itu sebabnya Sekda itu tidak mengetahui secara detail pelanggaran disiplin apa yang mereka lakukan, karena datanya itu berada di OPD,” ujar Rustam Efendi, Selasa (17/5/2022).

Namun kata dia, apapun yang menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Donggala sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :   Lutfin: Kepedulian Lingkungan Perlu Ditumbuhkan di Masyarakat

“Pemberlakuan PP 94 Tahun 2021 yang ditindaklanjuti dengan BKN Nomor 6 tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan PP 94 tahun 2021, regulasi ini akan menjadi pedoman kami dalam menjatuhi hukuman kepada ASN yang melanggar disiplin tersebut,” jelasnya.

Namun kata dia, berdasarkan informasi sementara, 105 ASN yang melanggar disiplin tetaebut, sebagian telah diklarifikasi oleh yang bersangkutan dan atasannya, kemungkinan tidak semua akan diberhentikan.

“Memang ada kemungkinan berkurang jumlah itu, makanya untuk finalnya saya belum bisa ungkapkan, kecuali LHP BPK sudah diterbitkan,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, berdasarkan ketentuan ASN yang dapat diberhentikan secara hormat karena tidak masuk kerja selama 46 hari ke atas dan tidak menaati aturan kerja.

Baca Juga :   Kontes Ternak Sapi Digelar di Donggala, Bupati Kasman: Inovasi Baru Dalam Peternakan

“Kalau berdasarkan PP 94 ini, 28 hari tidak masuk kerja sudah bisa diberhentikan baik secara berturut-turut atau jika diakumulasi selama setahun. Tetapi jika terjadi secara berturut-turut sepuluh hari saja tidak masuk kerja tanpa alasan, maka bisa langsung diberhentikan,” tegasnya. ADK

Komentar

News Feed