oleh

Pasar Malonda Ganti Sepi Pengunjung

SR Ads

SULTENG RAYA – Maraknya Pasar yang diduga tidak mengantongi izin yang dibuka dari desa ke desa secara begiliran jadi penyebab sepinya Pasar Malonda Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Salah seorang pedagang Pasar Ganti, Faris mengaku, sejak dibukanya pasar-pasar yang buka mulai sore sampai malam hari di sejumlah desa, mengakibatkan Pasar Malonda Ganti ini selalu sepi pengunjung.

“Semenjak menjamurnya pasar-pasar malam yang buka hampir setiap hari dengan cara berpindah-pindah desa ini, Pasar Malonda sebagai pasar induk mulai sepi pembeli,” tuturnya.

Salah satunya kata dia, seperti di Desa Loli Oge, Loli Saluran, Loli Pesua, Loli Tasiburi dan Loli Dondo, lima desa ini ditambah Kelurahan Watusampu secara bergiliran membuka pasar setiap hari.

Baca Juga :   Kontes Ternak Sapi Digelar di Donggala, Bupati Kasman: Inovasi Baru Dalam Peternakan

“Kami berharap agar sekiranya pemerintah dapat mertibkan pasar-pasar yang diduga tidak kantongi izin tersebut, ditertibkan bukan ditutup yah. Mungkin buka pasaran secara bergiliran perminggu bukan setiap hari, atau dari lima desa tersebut difokuskan saja desa apa yang membuka pasar setiap hari Rabu atau Kamis,” jelasnya.

Dengan begitu kata dia, Pasar Malonda Ganti bisa kembali ramai pembeli, dan pedagang bisa bertahan. ADK

Komentar

News Feed