oleh

Tunggu Aplikasi, TPK Palu Belum Turun Lapangan

-Kota Palu-dibaca 121 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palu, dr Royke Abraham, menjelaskan, dalam rangka penanganan stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah menyiapkan 287 Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Ia mengatakan, seharusnya pada 3 Januari 2022, TPK tersebut sudah mulai bergerak, namun tertunda karena menunggu aplikasi.

“Masih menunggu aplikasi dari pusat, karena aplikasi itu yang menjadi pedoman pembagian tugas dan lain-lain. Dari aplikasi itu langsung bisa mengetahui apakah si ibu kekurangan gizi ataukah normal. Jadi kalau misalnya setelah dilakukan pemeriksaan ternyata semua hasilnya merah maka itulah yang harus sering dikunjungi oleh TPK,” kata  Kadis Royke kepada Sulteng Raya, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga :   Calon Jemaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan

Ia menyampaikan, aplikasi yang ada sekarang, baru aplikasi untuk calon pengantin dan masih ada dua aplikasi lagi belum, yaitu aplikasi ibu hamil dan ibu pasca hamil.

Meskipun saat ini masih menunggu aplikasi, jelas dr Royke, pihaknya terus memberikan penguatan-penguatan kepada TPK agar bisa semakin siap.

“Selain itu, saat ini kami juga sedang membicarakan apakah akan memakai penawaran dari Universitas Tadulako. Karena Untad menawarkan untuk memakai aplikasi Randa Kabilasa untuk para calon pengantin dan Mom’s Care untuk ibu hamil. Jadi kami masih meraba-raba akan menggunakan yang mana,” katanya.

Sebagai informasi tambahan, dr Royke menjelaskan, pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021 disebutkan bahwa TPK selain memberikan pembimbingan dan usaha-usaha kepada keluarga dengan anak menderita stunting, juga berkewajiban memastikan anak tersebut mendapatkan makanan yang bergizi setiap harinya. NDY

Baca Juga :   OJK Diminta Bantu Bank Sulteng Tumbuh Lebih Baik

Komentar

News Feed