oleh

IMM Sulteng Musyda , Ketua DPP: Organisasi Kepemudaan Harus Bersatu

-Kota Palu-dibaca 118 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  Sulawesi Tengah menggelar musyawarah daerah (Musyda) ke-XIV di gedung Jodjokodi Convention Centre (JCC), Rabu (12/1/2022).

Pada acara musyawarah tertinggi tingkat daerah salah satu organisasi kepemudaan dan otonom persyarikatan Muhammadiyah tersebut, Ketua Umum DPP IMM, Abdul Musawir Yahya, mengajak organisasi kepemudaan harus bersatu, tidak lagi membawa identitas masing-masing.

“Kita adalalah pemuda emas Indonesia,” kata Ketua DPP Abdul Musawir Yahya.

Menurutnya, di masa sekarang, organisasi kepemudaan tidak lagi relevan berkotak-kotak. Organisasi kepemudaan satu dengan organisasi kepemudaan lainnya tidak boleh lagi saling bermusuhan.

“Pada saat perekrutan mahasiswa baru sudah tidak relevan lagi untuk mempercontoh-contohkan  saling musuhan antara  satu organisasi dan organisasi lain. Tapi ada masalah besar problem kebangsaan, yang menjadi tugas utama kita. Sebagaimana seorang Intelektual hadir di tengah-tengah masyarakat memberikan pencerahan dan solusi dari pro kontra yang ada, itulah cita-cita intelektualitas sebenarnya,” kata Ketua DPP Abdul Musawir Yahya pada acara yang mengusung tema ‘Berkhidmat untuk Sulawesi Tengah’.

Baca Juga :   DPRD Sulteng Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Ketiga

Ketimbang saling berkotak-kotak akibat ego organisasi alias politik identitas, ada baiknya seluruh organisasi bersatu dalam memecahkan berbagai masalah yang terjadi di negeri ini.  

“Gerakan mahasiswa diperhadapkan pada masalah-masalah besar di negeri ini. Olehnya, tidak  kenal golongan agama dan organisasi. Ketika berbicara tentang kepentingan negara maka jangan bicara soal politik identitas. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, dan untuk menyelesaiakn masalah itu, kita butuh persatuan dan kesatuan yang kokoh,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan, meminta, agar kader harus banyak belajar tentang sejarah untuk menjadi pedoman pergerakan IMM ke depan.

Selain itu, ia mengajak IMM bekerja sama dengan seluruh elemen untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju.

Baca Juga :   Ini Penjelasan Dirjen Dukcapil soal Pencatatan Nama Minimal Dua Kata

“IMM harus aktif bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah-masalah  yang terjadi saat ini. Mari kita bangun bersama-sama bangsa ini, khusunya Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Gubernur Cudy.

Turut hadir, PWM Sulteng, Pemuda Muhammadiyah Sulteng, forum keluarga alumni IMM, Nasiyatul Aisyiyah Sulteng, PW IPM Sulteng dan sejumlah OKP yang tergabung dalam cipayung Plus. AMI

Komentar

News Feed