oleh

MUSYAWARAH IKAHUT UNTAD, Rimbawan Tadulako Berperan Kawal Kebijakan Kehutanan

-Kota Palu-dibaca 174 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Ikatan Alumni Kehutanan Universitas Tadulako (Ikahut Untad) akan menyelenggarakan Musyawarah IV dengan mengangkat tema ‘Sinergitas Alumni Dalam Penguatan Peran Pembangunan di Sektor Kehutanan’, Sabtu (15/1/2022).

Musyawarah nantinya diselenggarakan secara virtual dan tatap muka terbatas.

Ketua Ikahut Untad, Sudirman Dg Massiri, mengatakan, alumni kehutanan Untad sejatinya memiliki tanggung jawab dalam mendukung pembangunan kehutanan daerah.

Dengan bekal disiplin ilmu yang telah didapatkan, maka alumni dipandang penting menguatkan pembangunan kehutanan termasuk juga dalam peran alumni dalam mekanisme kontrol dan implementasi kebijakan kehutanan.

Momentum musyawarah, lanjut Sudirman, untuk merapatkan kembali barisan mengimplementasikan cita-cita organisasi agar bisa tercapai dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Ikahut berada di bawah Ika Untad. Meskipun begitu, sebenarnya Ika Kehutanan memiliki tanggung jawab yang cukup besar soal bagaimana menguatkan pembangunan kehutanan di Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.

Baca Juga :   BERPRESTASI PADA HUT KE-42 YKB, Guru TK Kemala Bhayangkari 02 Palu Terima Bingkisan

“Kita mau mengangkat tema ‘sinergitas’ melalui momentum ini, membangun sinergi sesama alumni, sehingga organisasi menjadi media kita berkomunikasi. Kita mau membangun komunikasi sesama alumni, memunculkan peran yang bakal kita berikan terhadap pembangunan kehutanan,” ujarnya menambahkan.

Ia menjabarkan, alumni yang di hasilkan perguruan tinggi sepeti Fakultas Kehutanan Untad harus memberikan peran yang kuat terhadap sektornya. Alumni dapat memanfaatkan khasanah pengetahuannya sewaktu di masa perkuliahan untuk melihat potensi keberpihakan kebijakan sektor kehutanan yang berkelanjutan.

“Kehutanan itu besar pengaruhnya, meskipun masih terhitung muda, yang kita harapkan adalah penguatan peran dan sinergi alumni. Beberapa alumni kita sudah malang melintang di instansi ataupun di organisasi-organisasi yang menyentuh sektor kehutanan. Tetapi kalau kita mau jujur, peran dari pada alumni kehutanan di Untad masih kecil sekali,” katanya.

Baca Juga :   Operasi Gempur, Bea Cukai Pantoloan Amankan 139.800 Batang Rokok Ilegal

“Kalau kita berkaca kepada alumni-alumni kehutanan di perguruan tinggi lain, mereka itu banyak mempangaruhi kebijakan-kebijakan kehutanan bahkan di tingkat nasional, tapi kita yang berada di daerah yang notabenenya memiliki ciri khas dan permasalahan tersendiri, kita tidak boleh lepas berperan seperti di perguruan tinggi lainnya, mereka punya peran, posisi tawar, jaringan  yang kuat untuk mengoptimalkan alumninya untuk bisa bekerja, itu juga tidak kalah penting yang coba kita bangun kedepan,” katanya lagi.

Disamping itu, lanjutnya, Ikahut Untad diharapkan memberikan input kepada perguruan tinggi (Fakultas Kehutanan Untad) untuk menggali ilmu pengetahuan terbarukan, menyesuaikan dengan perkembangan isu strategis sektor kehutanan.

“Alumni itu kan bekerja, tentu tahu, apakah ilmu yang diajakan di perguruan tinggi terpakai atau tidak, yang mengoreksi itu adalah alumni, bahwa sebenarnya kita membutuhkan ilmu A misalnya, dan ilmu B yang kita tidak butuhkan, peran kontrol ini harus hidup,” tuturnya.

Baca Juga :   Calon Jemaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan

Menurutnya, dalam musyawarah itu, bukan hanya pergantian regenerasi kepengurusan, tetapi mampu menghasilkan komitmen seperti rambu-rambu rekomendasi, apa yang mau dilakukan Ikahut kedepan, di kepengurusan baru.RHT

Komentar

News Feed