oleh

Pengedar Sabu 95 Kg Dituntut Hukuman Mati

-Kab. Donggala-dibaca 207 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala menuntut hukuman mati kepada masing-masing terdakwa Mas Ud bin Usman Alfian, Awumbas bin Morens Awumbas dan Jaherang bin Muhamad Tahir, karena telah mengedarkan sabu seberat 95 Kg.

Tuntutan itu dibacakan dalam persidangan Perkara Narkotika dengan No.Reg.Perkara : PDM-114/DONGG/Enz.2/08/2021, Selasa (11/1/2022) di ruangan sidang online Kejaksaan Negeri Donggala.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Donggala, Erwin menjelaskan, masing-masing terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana  permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman dengan berat keseluruhannya kurang lebih sejumlah 95.062 gram atau 95 Kg, sebagaimana Dakwaan Primair Jaksa Penuntut Umum, melanggar Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga :   Lutfin: Kepedulian Lingkungan Perlu Ditumbuhkan di Masyarakat

“Dalam tuntutannya Jaksa Penuntut Umum meminta kepada Majelis Hakim untuk Menjatuhkan Pidana kepada masing-masing Terdakwa Mas Ud bin Usman Alfian, Awumbas bin Morens Awumbas dan Jaherang bin Muhamad Tahir berupa Pidana Mati dengan perintah agar para Terdakwa tetap ditahan sampai dengan pelaksanaan eksekusi,” tegasnya.

Serta kata dia, menyatakan Barang Bukti berupa Karung kode A yang didalamnya terdapat 19 bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 20.307 gram.

“Karung kode B yang didalamnya terdapat 15  bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 15.978 gram,” sebutnya.

Selanjutnya kata dia, Karung kode C yang didalamnya terdapat 15  bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 16.026 gram.

Baca Juga :   Kepala BNNK Donggala Berharap Semakin Banyak Desa Bersinar Terbentuk

“Karung kode D yang didalamnya terdapat 15  bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 16.079 gram,” jelasnya.

Berikutnya kata dia, Karung kode E yang didalamnya terdapat 15  bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 10.644 gram.

“Karung kode F yang didalamnya terdapat 15  bungkus plastik berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina (sabu) Kristal dengan berat total Britto 16.028 gram,” katanya.

Barang bukti tersebut kata dia, dirampas untuk dimusnahkan. Sementara kata dia, barang bukti lainnya berupa 1 Unit mobil Suzuki Pick Up warna Putih dengan Nomor Mesin; G15AID356718, Nomor Rangka: MHYGDN41TFJ408276, Nomor Polisi DP 8794 DE beserta STNK dan Kunci, yang telah dilakukan oleh Penyidik sesuai Berita Acara Penyitaan tanggal 18 April 2021, juga dirampas untuk Negara.

Baca Juga :   Meriahkan HANI 2022, BNN Donggala Rangkaian Sejumlah Kegiatan

“Bahwa Persidangan tersebut dilakukan secara virtual dengan Pengadilan Negeri Donggala dan Lapas Petobo Palu,” jelasnya. ADK

Komentar

News Feed