oleh

Untad Lepas 121 Peserta Inbound PMMDN

-Pendidikan-dibaca 225 kali
SR Ads

SULTENG RAYA- Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan pelepasan peserta inbound program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN) tahun 2021, di Aula Fakultas Kedokteran Untad, Senin (3/1/2021).

Untad sendiri, pada November 2021 lalu, menerima sebanyak 121 peserta inbound PMMDN, dari 16 perguruan tinggi mitra yang ada di Indonesia, yang selama dua bulan terakhir ini mengikuti program tersebut di Untad.

Koordinator Pusbang MBKM Untad, Drs. Anang Wahid M. Diah, M.Si., Ph.D, mengatakan, merupakan kebanggaan tersendiri, Untad dapat berproses dalam program ini, sejak Maret 2021. Dari proses ini, ada 436 pendaftar yang mendaftar untuk PMMDN di Untad.

“Dalam PMMDN di Untad, ada 172 mata kuliah unggulan, dengan 350-an dosen mentor, serta tambahan 24 dosen Modul Nasional,” ujarnya.

Baca Juga :   Tiga Mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Palu Terima Beasiswa dari Bhinneka Global

Kemudian, ada 231 mahasiswa Untad yang mengikuti PMMDN di 31 perguruan tinggi di luar Sulawesi. Dari jumlah ini, ada 226 mahasiswa aktif dan hanya 57 mahasiswa yang menjalani inbound luring, di 9 perguruan tinggi. “Saya sangat berharap, meski pertukarannya bersifat sementara, namun bisa bermakna selamanya,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Untad diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Lukman, M.Hum, dalam sambutannya mengatakan, perjalanan proses program selama dua bulan terakhir ini, terasa begitu singkat. Banyak cerita dan kenangan di dalamnya.

Katanya, tidak semua mahasiswa yang mengikuti program PMMDN, dapat kesempatan untuk mengikuti inbound luring. Untuk itu, pihaknya berharap, lewat proses selama dua bulan ini, dapat memberi manfaat dan dari proses itu, para mahasiswa dapat memahami, bahwa perbedaan itu adalah rahmat.

Baca Juga :   Jumlah Pendaftar PPDB SMPN 6 Palu Meningkat

Dr. Lukman juga mengatakan, sebagai pimpanan merasa bahagia melihat para mahasiswa secara sadar melakukan upaya pemahaman terhadap adat dan kebiasaan masyarakat Sulawesi Tengah.

Berbada pada awal kedatangan di Kota Palu, tampak pada sejumlah mahasiswa masih berkumpul secara komunitas, namun sekarang sudah tersebar dan melebur dengan mahasiswa dari universitas lainnya.

Hal ini mengisyaratkan adanya interaksi antara semua peserta yang berlangsung dalam suasana kondusif dan komunikatif, meskipun kita akui bahwa sebagai program yang baru dilakukan terdapat pertama keterbatasan yang perlu disempurnakan pada PMMDN berikutnya.

“Sebagaimana spirit PMMDN, untuk menumbuhkan kesadaran akan kebhinekaan, untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Di kesempatan tersebut, juga dilangsungkan pengumuman pertunjukan kesenian bernuasa lokal yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2021, serta pengumuman pendamping dan dosen terpavorit.ENG

Baca Juga :   PTN Apresiasi Diterbitkannya Kebijakan Dana Abadi Perguruan Tinggi 

Komentar

News Feed