oleh

Lagi, MTsN 2 Tolitoli Gelar Vaksinasi Bagi Siswa

-Kab. Tolitoli-dibaca 159 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Tolitoli kembali melaksanakan vaksinasi bagi siswa, Sabtu (11/12/2021).

Kepala MTs Negeri 2 Tolitoli, Muhammad A Y Rumi, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi itu atas kerja sama dengan Tim Satgas Covid-19 Puskesmas Baolan.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi itu sesuai amanat Pemerintah sebagaimana telah dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Alhamdulillah, siswa siswi MTs Negeri 2 Tolitoli Sangat antusias mengikuti Vaksinasi Covid-19,” kata Muhammad A Y Rumi.

Tidak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada siswa siswi, terlebih kepada orangtua dan wali sudah ikut serta menyukseskan program Pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 demi mencegah penularan Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu pensyaratan utama bagi peserta didik, tenaga pendidik untuk dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (Luring) di madrasah walaupun masih terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kita berharap, semoga dengan ikhtiar kita semua wabah ini secepatnya usai di bumi ini, agar semua aktifitas kita bisa berjalan seperti biasanya,” ucapnya. 

Pada kesempatan itu, sebanyak 60 siswa MTs Negeri 2 Tolitoli mengikuti Vaksinasi Covid-19 gelombang kedua dosis pertamam, serta 4 siswa menerima vaksin dosis kedua.

Baca Juga :   Hari Ini, DKPP Periksa Anggota KPU Tolitoli Secara Tertutup

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan laporan harian Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulawesi Tengah pada Senin (13/12/2021), penyintas Covid-19 di Kabupaten Tolitoli tersisa 8 orang, terdiri dari 3 orang dirawan di Rumah Sakit Mokopido dan 5 orang lainnya isolasi mandiri.

Vaksinasi memang menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura, meminta kepada bupati, wali kota, Satgas Covid-19, TNI dan Polri di Sulteng bersinergi untuk meningkatkan sebaran vaksinasi di daerah itu.

Pasalnya, saat ini capaian vaksinasi berdasarkan data pusat, masih 46 persen. Padahal, target vaksinasi di Sulteng 60 persen.

“Presiden Joko Widodo terus melihat perkembangan penanganan Covid -19 dan perkembangan vaksinasi. Untuk itu, saya minta bupati, wali kota, Satgas Covid-19, TNI dan Polri terus bersinergi untuk meningkatkan sebaran vaksinasi di daerahnya,” kata Gubernur Rusdy saat memimpin rapat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng, bupati, wali kota serta Forkopimda kabupaten dan kota se-Sulteng, secara hybrid membahas peningkatan penanggulangan penyebaran Covid -19 dan percepatan sebaran vaksin di Ruang Rapat Polibu, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga :   Hari Ini, DKPP Periksa Anggota KPU Tolitoli Secara Tertutup

Selain itu, kata dia, berdasarkan hasil pencatatan perkembangan data vaksinasi di pusat daerah masih terdapat selisih.  Kondisi tersebut harus segera diatasi bupati dan wali kota.

“Kedua, terdapat selisih data pusat dan daerah dan ada keterlambatan data pencatatan vaksin Covid-19 melalui aplikasi PCARE, untuk menjadi perhatian, supaya selisih data pusat dan daerah diharapkan bisa segera diatasi. Bupati dan wali kota juga harus mengambil langkah strategis mempercepat sebaran vaksin di daerah, target vaksin kita sampai akhir Desember 2021 sebesar 60 persen,” katanya.

Gubernur Rusdy juga meminta kepada bupati dan wali kota untuk memastikan pelaporan data masyarakat tervaksin, valid serta memiliki kesamaan data pusat dan daerah, sehingga tidak terjadi selisih data.

“Bupati dan wali kota juga harus memastikan seluruh masyarakat yang sudah menerima vaksin dapat terdata pada sistem cakupan pencatatan vaksin Covid -19 melalui Aplikasi PCARE,” ucapnya.

Senada, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Sufahriady, menyampaikan, selisih data vaksinasi antara Sulteng dan Pusat juga telah dibahas pada rapat Kapolda se-Indonesia dipimpin Presiden RI Joko Widodo. Pada kesempatan itu, tercatat sebaran vaksin Sulteng masih berada pada 46 persen. Sementara, data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, vaksinasi di daerah itu sudah mencapai 51 persen.

Baca Juga :   Hari Ini, DKPP Periksa Anggota KPU Tolitoli Secara Tertutup

“Terjadi selisih begitu besar diminta supaya secepatnya diatasi dan dicari tahu penyebab terjadi selisih,” kata Kapolda Sufahriady. 

Selanjutnya, Kapolda Sufahriady siap memerintahkan seluruh Kapolres di Sulteng mendukung percepatan vaksin di daerah.

“Saya perintahkan, tidak ada hari Sabtu dan Minggu, yang ada semuanya hari Senin. Tidak ada hari libur. Saya perintahkan kapolres agar berkoordinasi dengan bupati dan jajaran untuk berjoordinasi mempercepat sebaran vaksin di daerah,” tegas Kapolda Sufahriady.

Sementara itu, Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf , menyampaikan, sepakat agar koordinasi ditingkatkan lagi.

“Perlu ditingkatkan koordinasi dan meningkatkan kinerja Satgas Kembali. Saya juga akan memerintahkan jajaran Dandim untuk mendukung percepatan vaksinasi di daerah,” kata Danrem Farid.

Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, menyampaikan, komitmen dan integritas kepala daerah menjadi prioritas dalam meningkatkan sebaran Vaksin.

“Saya meminta agar diefektifkan penggunaan dana yang ada untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi,” ucapnya.

Hasil rapat tersebut, Gubernur akan menerbitkan surat kepada Forkopimda, bupati dan wali kota tentang Peningkatan Penanggulangan Penyebaran Covid dan Percepatan Sebaran Vaksinasi agar segera ditindaklanjuti. HGA

Komentar

News Feed