oleh

SALURKAN KREDIT PRODUKTIF, Bank Mandiri Butuh Peran Aktif Penyuluh Pertanian

-Ekonomi-dibaca 156 kali

SULTENG RAYA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Basuki Rahmat baru saja mencanangkan penanaman perdana komoditi jagung program pembiayaan KUR di Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Selasa (30/11/2021).

KUR dengan skema pemberdayaan tersebut, tentunya membutuhkan pendampingan agar para petani pengakses kredit dalam aktivitas hulu hingga hilir dapat berjalan optimal.

Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Palu Basuki Rahmat, Dwi Retnani Wijotohardjo, mengatakan, peran penyuluh pertanian sangat dibutuhkan. Sebab, masyarakat petani yang ikut program juga merupakan bagian tidak bisa terpisahkan dari tugas dan fungsi penyuluh pertanian yang notabenenya melakukan pendampingan.

“Supaya ini maksimal, disini peran pemerintah, peran penyuluh. Mari kita bersinergi agar petani itu jangan sampai tidak memiliki pasar dan tahapan proses menanamnya juga bisa maksimal menghasilkan produksi yang maksimal pula,” kata Dwi kepada Sulteng Raya, Senin (6/12/2021).

Baca Juga :   Penanganan Pandemi Baik Diyakini Topang Kinerja IHSG 2022

Soal hilirisasi atau pasar, kata Dwi, di program kredit kluster tersebut telah memiliki pasar yang jelas yakni seluruh hasil produksi jagung nantinya di serap oleh PT Japfa. Namun pada proses tanam secara maksimal, masih butuh penyuluh petanian.

“Pemerintah Kabupaten Sigi lewat pak Bupati sangat mendukung program ini, kedepan peran penyuluh kami harapkan terus melakukan pendampingan,” tuturnya. RHT

Komentar

News Feed