oleh

Perayaan Ibadah Natal PWGT Klasis Sulteng Mematuhi Prokes

-Kota Palu-dibaca 302 kali

SULTENG RAYA – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini, tidak menyurutkan semangat Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Jemaat Elim Palu merayakan Natal tahun ini.

Setelah mendapat ijin dari Pemerintah setempat, untuk melaksanakan perayaan natal dimasa pandemi,PWGT Jemaat Elim Palu sebagai jemaat penghimpun akhirnya dapat merayakan Natal PWGT Klasis Sulteng secara langsung dengan tetap menerapkan protocol kesehatan (prokes)di gedung gereja maupun secara virtual melalui channel youtube Gereja Elim Palu,Sabtu (4/12/21).

Ketua PWGT Klasis Sulteng, Martiana M Karthiono Sidik,dalam sambutannya mengawali perayaan ibadah itu,mengatakan, PWGT diusia 55 tahunsudahcukupmatang.

“Ada begitu banyak tantangan dan rintangan dalam persekutuan, namun PWGT tetap tegar menghadapi persoalan dunia,seperti pandemic Covid-19, bagai karang ditengahsamudera,” kata Martiana.

Baca Juga :   Dorong Keterwakilan Perempuan di Pemilu, Sikola Mombine dan KPU Sulteng Teken Kerjasama

Sementara itu, Pendeta Arsiaty Kabanga’, menyampaikan pesan natal kepada seluruh jemaat didominasi kaum ibu itu,yakni mewujudkan iman dengan berbagi informasi yang membawa berkat (Lukas 2 :8-18).

“Melalui tema natal nasional tahun ini yakni dengan kasih kristus yang menggerakkan persaudaraan,saya berharap,kiranya kaum wanita,terkhusus kaum ibu,senantiasa menjadi berkat dan panutan dalam keluarga masing-masing,melalui perilaku dan tutur kata dalam kehidupan sehari-hari,baik sebagai seorang ibu maupun sebagai istri,” kata Pendeta Arsiaty.

Pelaksanaan natal PWGT klasis Sulteng secara umum berjalan lancar dan semua jemaat tetap memakai masker hingga perayaan ibadah natal selesai.

Pengaturan kursi pun dilakukan sesuai prokes.Pihak gereja juga menyediakan sarana cuci tangan dan hand sanitizer di pintu masuk dan keluar gereja.

Baca Juga :   Kejati Sulteng: Jangan Bayar Utang Pinjol Ilegal

Selainitu, konsumsi juga dikemas dalam bentuk nasi kotak,sehingga jemaat dapat menyantapnya di rumah masing-masing, demi menghindari kerumunan yang dapat memicu penyebaran virus corona. HJ

Komentar

News Feed