oleh

Kelompok Transportasi Dominasi Inflasi November di Kota IHK Sulteng

-Ekonomi-dibaca 206 kali
SR Ads

SULTENG RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mecatat selama November 2021, dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) YAKNI Kota Palu da Luwuk mengalami inflasi sebesar 0,18 persen.

Inflasi pada November 2021, dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada kelompok transportasi sebesar 3,35 persen. Kelompok tersebut secara kumulatif merupakan kelompok paling tinggi yang menyumbang inflasi. Angka 3,35 persen itu menurun, akibat andil kelompok lain yang menekan angka inflasi sehingga bisa menjadi 0,18 persen.

“Dari dua kota IHK di Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu tercatat mengalami inflasi sebesar 0,18 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 1,35 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,99 persen. Sementara Kota Luwuk pada bulan ini mengalami inflasi sebesar 0,22 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 1,42 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,16 persen,” kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi, Sutrisno S Abusungut dalam pemaparan data strategis bulanan BPS, belum lama ini.

Baca Juga :   ABB Global Survei Ungkapkan Upaya Percepatan Efisiensi Energi Industri Global

Sementara itu, andil lain disumbang oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,54 persen), kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,10 persen), kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, (0,04 persen), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (0,02 persen), dan kelompok kesehatan (0,02 persen).

“Sementara penurunan indeks harga terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,98 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,36 persen. Sedangkan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok pendidikan serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran pada bulan ini relatif stabil,” katanya.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 84 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sintang sebesar 2,01 persen dan terendah di Kota Bima dan Kota Pontianak sebesar 0,02 persen. Kota Kotamobagu mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,53 persen, sementara Kota Tual mengalami deflasi terendah sebesar 0,16 persen. Kota Palu menempati urutan ke-72 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-14 di kawasan Sulampua, sementara Kota Luwuk menempati urutan ke-68 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-11 di kawasan Sulampua. RHT

Baca Juga :   Pengguna Pertama CRETA di Palu, dr Herman ‘Seumur Hidup’ Bersama Hyundai

Komentar

News Feed