oleh

Pasar Murah di Donggala Ramai, Fortivit dan Maleo Jadi Primadona

-Ekonomi-dibaca 316 kali

SULTENG RAYA – Pasar murah yang diselenggarakan oleh Bulog Kanwil Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di hampir seluruh kecamatan di daerah itu mendapat animo yang cukup tinggi masyarakat.

Kepala Bidang Komersial Bulog Kanwil Sulteng, Aan As Arri Wijaya, mengatakan, komoditas pangan yang dijajakan ludes terjual karena harga terjangkau dan mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Menurutnya, yang paling mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat yakni produk champion dari beras yakni beras bergizi (Beas Fortivit) dan beras merek lokal (Beras Maleo).

“Di pasmur kita bawa beras Fortivit dan Maleo cukup diminati masyarakat, karena fortivit menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan gizi, meningkatkan imunitas dan baik untuk pencegahan stunting. Sementara Beras Maleo adalah beras premium dengan merek kebanggaan masyarakat Sulteng,” katanya kepada Sulteng Raya, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga :   Laris Manis di 2021, Market Share Wuling Tumbuh 8,6 % di Sulawesi

Untuk diketahui, hingga Sabtu (4/12/2021) mendatang, Bulog-Disperindag Kabupaten Donggala akan melanjutkan program di sejumlah kecamatan diantaranya di Balaesang, Balaesang Tanjung, Sirenja, Sindue Tobata, Sindue Tambusabora.

“Dari evaluasi dan monitor yang kami lakukan di semua titik yang telah terlaksana, bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, terkoordinasi dengan baik dengan Disperindag Kabupaten Donggala, animo masyarakat juga cukup tunggi, hampir semua komoditas yang dijajakan, hampir semua diserap masyarakat sebab harga yang ditawarkan begitu terjangkau,  mudah-mudahan kedepan yang masih beberapa kecamatan lagi berjalan dengan lancar,” kata Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Basirun kepada Sulteng Raya, Kamis (2/12/2021).

Saking tingginya animo masyarakat, lanjut Basirun, Bulog harus menambah personil untuk melayani masyarakat yang berbelanja.

Baca Juga :   Kepala BI Sulsel Puji Pengelolaan Lahan Pasca-Tambang PT Vale

“Ini semua tim kita turunkan karena untuk melayani satu titik ternyata tidak hanya dilayani dua atau tiga orang,  semuanya harus dikerjakan tim,  kami tambah tim di titik-titik pelayanan. RPK kita libatkan dan tim satker kita,” ungkapnya. RHT

Komentar

News Feed