oleh

Perdagangan Batu dan Pasir Antara Sulteng-Kaltim Melalui Satu Pintu

-Kota Palu-dibaca 351 kali

SULTENG RAYA – Kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di bidang perdagangan batu dan pasir disepakati melalui satu pintu.

Kesepakatan itu disetujui saat rapat bersama tentang kerja sama pembangunan antara Provinsi Sulteng dan Kaltim yang dipimpin Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Ahad (28/11/2021).

Rapat itu dihadiri Pengurus Kadin Sulteng, Kadin Kaltim, Direktur Pembangunan PD MBS Kaltim, Direktur Perusda BKS Kaltim, Pengurus Aspeta Kota Palu, Kepala OPD terkait, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Tenaga Ahli Gubernur bidang Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi, dan Tenaga Ahli Gubernur bidang Perekonomian.

Baca Juga :   Sah! Irmayanti Pettalolo Jabat Sekkot Palu

Pada kesempatan itu, Rudi Dewanto, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut kerjasama yang telah ditandatangani  oleh kedua Provinsi untuk lebih sinergi, terutama dalam mendukung proses pembangunan Ibukota Negara Republik Indonesia Baru.

Sejumlah poin disepakati pada pertemuan itu, diantaranya Pertama, Pemprov Kaltim dan Pemprov Sulteng telah sepakat kerjasama di Bidang Perdagangan Batu dan Pasir dibangun melalui transaksi satu pintu (one gate one transactions).

Kedua, kesepakatan ini memiliki rambu-rambu, melalui peraturan gubernur masing masing Provinsi yang saat ini dalam proses penyusunannya di masing-masing Pemda. Namun demikian, diupayakan tetap ada transaksi di bidang Perdagangan Batu dan Pasir sebagai tindak lanjut kerja sama sampai akhir bulan Desember tahun 2021.

Baca Juga :   Tahun Ini, Insentif Padat Karya Bakal Naik Lagi

Ketiga, Perusahaan Daerah kedua provinsi dalam waktu dekat,  secara teknis melakukan koordinasi,  dengan harapan agar di akhir tahun 2021,  ada transaksi yang terealisasi antara Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah melalui beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu dan pasir.

Keempat, kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk selalu berkoordinasi, khususnya dalam hal pelaporan melalui koordinasi LO (Liasion Officer).  Kelima, BUMD Kaltim maupun BUMD Sulteng melakukan penjajakan potensi kerja sama bidang lainnya yang ada di Sulawesi Tengah dengan harga yang saling menguntungkan. Keenam, Terkait masalah harga, akan dikomunikasikan melalui skema  “win win solution”,  yang saling menguntungkan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan bersama.

Baca Juga :   Kaper Tenny Luncurkan Pelayanan Mini Pil KB

Ketujuh, beberapa potensi kerja sama yang ada, akan terus dioptimalkan. Namun, dalam jangka pendek akan berfokus pada batu dan pasir untuk diintensifkan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan peninjuan lokasi galian batu dan pasir di Kelurahan Buluri Kota Palu di lokasi pekerjaan PT. Simpul Karya Utama, PT. Watu Meribajaya, dan  PT. Sirtu Karya Utama. *WAN

Komentar

News Feed