oleh

Holding UMi, Akses Pembiayaan Masyarakat Makin Mudah

-Ekonomi-dibaca 166 kali
SR Ads

SULTENG RAYA –  Holding Ultra Mikro (UMi) yang melibatkan tiga entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM resmi terbentuk pada September 2021 kemarin.

Penandatanganan Akta Inbreng saham Pemerintah pada Pegadaian dan PNM sebagai penyertaan modal negara kepada BRI selaku induk holding dilaksanakan di Jakarta pada Senin 13 September 2021.

Menyambut hal itu, Kepala Cabang BRI Poso, Heru Hendro Wardhono, mengatakan, Holding UMi bakal mendorong akses pembiayaan makin mudah dijangkau ketiga nasabah entitas.

Sebab, ketiga kantor operasional dari entitas holding nantinya bakal bisa melayani transaksi ketiga nasabah pula.

Baca Juga :   Pengetasan Kemiskinan, Kabappeda Arfan: Perlu Pemeratan Akses Kredit

“BRI dalam suatu kantor BRI akan adat booth Pegadaian dan PNM, sementara masih pilot project, di wilayah kerja Kabupaten Poso, nanti pilot projectnya akan ada di Tojo Una-Una. Selama ini Holding UMi itu sudah berjalan,” tuturnya belum lama ini.  

“Kalau nasabah Pegadaian yang mau transaksi di BRI akan di layani, hal ini untuk bersinergi karena di setiap kecamatan belum tentu akan ada kantor Pegadaian dan PNM, sementara BRI jaringannya sangat luas,” ujar Heru menambahkan. RHT

Komentar

News Feed