oleh

PERGUNU Sulteng, Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Diskusi Publik

-Pendidikan-dibaca 420 kali

SULTENG RAYA- Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdatul Ulama (PW. PERGUNU) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengadakan diskusi publik, penguatan nilai-nilai wawasan kebangsaan dalam bingkai NKRI, dengan menghadirkan pembicara utama Anggota DPD-MPR RI dapil Sulteng, Dr. Muhammad J Wartabone , SH, MH.

Diskusi publik ini dihadiri sejumlah tokoh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan tokoh-tokoh mahasiswa yang ada di Kota Palu, berlangsung di Warkop Ansor Sulteng, Rabu (24/11/2021) malam.

Sekretaris Umum PW. PERGUNU Sulteng, Nasaruddin Kadir mengatakan, kegiatan ini guna memberikan penguatan wawasan kebangsaan di masyarakat, mengingat saat ini telah memasuki era dimana begitu nyata ancaman intoleransi dan dis harmonasi antara sesama anak bangsa.

Baca Juga :   Pemkab Pasangkayu MoU dengan Unismuh Palu

“Ini adalah masalah serius yang tengah dihadapi bangsa ini. Tugas untuk mengatasi masalah itu adalah kita semua, dan PERGUNU pengambil peran itu,”sebut Nasaruddin, Kamis (25/11/2021).

Selain itu katanya, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kembali persaudaraan antar sesama anak bangsa, tanpa harus melihat latar belakang etnis.

Bahkan katanya,  penyebutan kamu itu orang ini dan itu (asal suku atau etnis) sudah tidak tepat, mengingat dari puluhan bahkan ratusan ratusan tahun lalu telah terjadi asimilasi etnis akibat adanya perwakinan campuran antar suku oleh para pendahulu (nenek moyang).

Ia menambahkan, PERGUNU Sulteng sengaja menghadirkan Dr. Muhammad J Wartabone , SH, MH karena melihat sosok tokoh ini begitu konsen dalam hal isu intoleransi dan disintegrasi bangsa, dan kebetulan juga lagi berada di Kota Palu. “Kita memanfaatkan kehadiran beliau di Kota Palu,”jelas Akademisi UIN Palu ini.

Baca Juga :   MKKS Kota Palu Kini Dinahkodai Arief

Sementara terkait peserta diskusi publik, sangat diharapkan mereka ini setelah kembali di komunitasnya memberikan pencerahan terkait isu-isu wawasan kebangsaan dalam bingkai NKRI. “Diharapkan mereka itu menyampaikan pesan-pesan pluralisme untuk mencegah intoleransi, karena mereka ini punya peran penting di komunitasnya masing-masing, makanya merekalah yang kita hadirkan,”harap Nasaruddin. ENG

Komentar

News Feed