oleh

Kesbangpol Kota Palu Adakan Cerdas Cermat Antar OKP

-Kota Palu-dibaca 126 kali

SULTENG RAYA- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu mengadakan Cerdas Cermat terkait Pancasila dan Wawasan Kebangsaan antar Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Palu.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak Sembilan OPK yang ada di Kota Palu, berlangsung selama empat hari, dimulai dari hari Kamis hingga Ahad (25-28 November 2021), bertempat SMKN 2 Palu.

Kegiatan itu dibuka secara virtual oleh Direktur Pembudayaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd.

Irene mengucapkan terimakasih dan mengaku salut kepada Pemerintah Kota Palu dan komponen masyarakatnya yang begitu respon terhadap program BPIP dalam membumikan kembali nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

Serta berharap agar OKP-OKP yang ada di Kota Palu nantinya dapat menjadi pandu BPIP di Kota Palu dalam memasyarakatkan nilai-nilai luhur Pancasila. “Lomba cerdas cermat ini adalah pemantik untuk pemerintah dan komponen masyarakat dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,”ujar Irene, Kamis (25/11/2021). 

Baca Juga :   HUT KE-50 KORPRI, Wali Kota Harap Anggota Korpri Palu Jadi Abdi Negara Inovatif

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mewakili Walikota Palu mengatakan, kegiatan cerdas cermat tersebut sebagai bentuk menguji sejauhmana pemahaman Pancasila dan wawasan kebangsaan yang dimiliki OKP yang ada di Kota Palu di era melenial saat ini. Dimana saat ini tidak sedikit generasi muda mulai bergeser pemahaman Pancasila dan wawasan kebangsaannya, bahkan tidak sedikit diantaranya mulai luntur seiring semakin masifnya pemanfaatan teknologi informasi.

Begitu juga katanya aktualisasi nilai-nilai Pancasila Pasca reformasi belum berjalan dengan baik, sehingga ada segelintar kalangan yang mencoba melirik idiologi baru, ada yang mencoba menciptakan idiologi, bahkan ada juga mencoba idiologi orang lain, dan pada akhirnya semua idiologi tersebut tidak bersesuaian dengan jati diri bangsa Indonesia.

Baca Juga :   LIBAS 47 KM DALAM WAKTU EMPAT JAM, Bripda Khairunnisa Peringkat Tiga Gegana Virtual Run 2021

“Kita bisa melihat dipermukaan, seperti munculnya tindakan radikalisme, terorisme, munculnya gerakan-gerakan yang mencoba memecah belah NKRI, ditambah dengan narkoba dan seks bebas di kalangan masyarakat kita, khususnya pemuda,”sebut Ansyar.

Untuk itu katanya, harus segera kembali menjadikan Pancasila sebagai idiologi bangsa dan mengaktualisasikan dalam tindakan keseharian.  Untuk itu bersama BPIP dan Pemerintah Kota Palu menandatangani kesepahaman yang berisi tentang pembinaan idilogi Pancasila di Kota Palu.

Kemudian nota kesepahaman tersebut ditindaklanjuti oleh Kesbangpol Kota Palu berupa mendorong kegiatan-kegiatan yang mudah dipahami oleh generasi muda kaum melenial, melalui pendekatan yang berbeda dari generasi terdahulu.

Dimana pendekatan yang bisa dilakukan saat ini berupa olahraga, Konten kratif media sosial, kuliner, dan kesenian. Kata Ansyar, sebenarnya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila itu cukup sederhana, minimal ada tiga nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yakni selalu berterimakasih, selalu meminta maaf, dan selalu memberikan penghargaan kepada orang lain.

Baca Juga :   Peringatan HDI, KSB Gelar Lomba Mewarnai Bagi Penyandang Disabilitas

Jika itu kata Ansyar, diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka sudah menjadi masyarakat yang Pancasilais.“Maka nilai-nilai inilah yang kita coba tanamkan kembali melalui kegiatan seperti ini, mudah-mudahan cerdas cermat antar OKP ini dapat melahirkan duta-duta Pancasila di kalangan pemuda,”sebut Ansyar. ENG

Komentar

News Feed