oleh

BPBD Harap Lurah Intensif Imbau Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

-Kota Palu-dibaca 92 kali

SULTENG RAYA – Mengantisipasi adanya genangan air saat musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu berkoordinasi pihak kelurahan agar lebih intensi mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Kepada lurah, kami sampaikan untuk mengimbau masyarakat  tertib membuang sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah di drainase, karena sekarang ini persoalannya adalah masih adanya drainase-drainase yang mampet,” kata Kepala BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, Kamis (25/11/2021).

Ia menjelaskan, drainase menjadi salah satu persoalan saat ini, sehingga BPBD menyampaikan agar kiranya dapat dilakukan pembersihan saluran-saluran air, seperti drainase yang sedimennya sudah tinggi agar tidak tersumbat.

Ia mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG, diprediksi terjadi curah hujan cukup tinggi di wilayah Kota Palu sampai Februari  2022.

Baca Juga :   Bahas Lima Ranperda, DPRD Palu Bentuk Dua Pansus

“Makanya, hal yang BPBD bisa lakukan yakni menyampaikan hasil rapat koordinasi itu kepada semua lurah-lurah di Kota Palu agar dapat disampaikan kepada masyarakat  untuk mewaspadai kondisi tersebut. Sebab, dalam kedaruratan atau kebencanaan ada tiga level, yakni ada siaga, waspada dan awas. Nah, kalau siaga itu berjaga-jaga, kalau waspada itu bersiap-siap dan untuk awas itu pergilah atau menghindar. ”jelasnya.

Selain pihak kelurahan, kata dia, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu untuk mengantisipasi kondisi tersebut untuk segera melakukan pembersihan terhadap drainase berpotensi menyebabkan genangan-genangan air.

“Nah, alhamdullillah, sekarang ini pemerintah maupun pihak kelurahan bersama masyarakat sudah banyak ini membersihkan drainase, memperbaikinya dan sebagainya. Bahkan, BPBD Kota Palu juga berkoordinasi dengan pihak-pihak kewenangan, misalnya  Balai Wilayah Jalan untuk bersiap-siap jika terjadi kondisi banjir, maka sesuai dengan kewenangannya sudah bisa mempersiapkan tindakan, seperti pengerukan sedimen atau pengerukan drainase,” tuturnya.ULU

Komentar

News Feed