oleh

Aset Miliaran Pemda Morowali Memprihatinkan

-Kab. Morowali-dibaca 106 kali

SULTENG RAYA – Dua bangunan masjid yang masuk dalam aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dalam kondisi memprihatinkan.

Kedua aset itu masing-masing, bangunan Masjid Agung Morowali dan Masjid Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Morowali.

Kedua masjid tersebut, merupakan aset Pemerintah Kabupaten Morowali dan menjadi salah satu ikon kebanggaan daerah yang dikenal dengan program religinya beberapa tahun lalu.

Penduduk lokal maupun pendatang yang kebetulan berkunjung ke Morowali dengan bangga sekedar mampir untuk berpose di pelataran Masjid Agung yang dinilai memiliki ornamen unik.

Akan tetapi, sangat disayangkan masjid yang dibangun pada tahun 2015 dengan anggaran lebih dari Rp50 miliar tersebut, kini terlihat jauh dari kata pemeliharaan.

Baca Juga :   KCP BNI Bungku Diresmikan

Tujuh menaranya nampak sudah berlubang dan terkelupas catnya, yang mengurangi nilai estetika. Selain itu, lantai pelataran juga ada yang sudah turun dan terdapat tumpukan sampah di gapura pintu masuk.

Kondisi Masjid Rujab pun yang dibangun tahun 2014 lalu dengan anggaran sebesar Rp4 miliar nyaris tak jauh beda dengan Masjid Agung. Keramik yang menempel di tiang dan dinding dalam hampir semuanya nyaris terjatuh, begitu pula dengan plafonnya yang berlubang dan bocor.

Terkait hal itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morowali, Alamsyah yang dikonfirmasi membenarkan, kedua masjid tersebut masuk dalam aset Pemerintah Kabupaten Morowali, karena penganggarannya bersumber dari APBD Morowali yang pengerjaannya melekat di Dinas PU-PR setempat.

Baca Juga :   Morowali Launching Program Elektronik Book

“Kalau Masjid Agung dan Masjid Rujab memang masuk aset Pemda dan pengerjaannya melalui Dinas PU-PR,” jelasnya. BMG

Komentar

News Feed