oleh

F-PKS Minta Pemprov Sulteng Berikan Stimulan untuk UMKM

-Politik-dibaca 157 kali

SULTENG RAYA – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong Pemerintah Provinsi Sulteng untuk memberikan perhatian pada sektor usaha ekonomi kreatif dengan cara memberikan stimulan pada kelompok-kelompok usaha masyarakat yang bergerak pada usaha menengah ke bawah.

Hal itu disampaikan juru bicara F-PKS, Sri Atun saat membacakan pandangan umum F-PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah terhadap nota keuangan atas ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun anggaran 2022.

Menurut Sri Atun, jika melihat data, pertumbuhan ekonomi Sulteng masih didominasi usaha industri pengolahan, usaha pertambangan dan penggalian, lapangan usaha informasi dan komunikasi, serta jasa keuangan dan asuransi. Selain usaha-usaha itu, pemerintah juga diharapkan memberikan perhatiannya, pada sektor usaha masyarakat yang bergerak pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

 “Memberikan stimulan,  merupakan salah satu upaya nyata  menggerakan sektor ekonomi lainnya pasca covid-19,” kata Sri Atun, Rabu (24/11/2021).

Melalui pandangan umumnya,  Fraksi PKS juga meminta pemerintah melakukan upaya antisipasi, adanya sikap penolakan yang dilakukan asosiasi pekerja yang memprotes keras keputusan pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), terkait rata-rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 yang hanya sebesar 1,09 persen.

“Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, juga memiliki harapan agar APBD Provinsi Sulawesi Tengah tahun anggaran 2022, dapat menjadi instrumen fiskal daerah dalam upaya mendukung penurunan angka atau pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penciptaan lapangan pekerjaan,” kata Sri Atun. WAN

Komentar

News Feed