oleh

Lima Bulan Tidak Terima Honor, Petugas kebersihan di Donggala Mogok Kerja

SULTENG RAYA – Sudah lima bulan petugas kebersihan dan pengelola sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Donggala belum menerima honor  dan melakukan mogok kerja, akibatnya terjadi tumpukan sampah di sejumlah titik.

Pantauan Sulteng Raya, Selasa (23/11/2021), tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik di ibu kota Kabupaten Donggala, hal itu disebabkan sudah hampir sebulan petugas kebersihan dan pengelola sampah melakukan mogok kerja.

“Jadi kami melakukan mogok kerja, karena sudah lima bulan honor kami belum dibayarkan,”ucap salah seorang petugas pengelola sampah DLH Kabupaten Donggala, Ilis, Selasa (23/11/2021).

Kata dia, jumlah petugas kebersihan di Kabupaten Donggala sebanyak 24 orang dengan honor sebesar Rp750 ribu per bulan. Sementara, petugas pengelola sampah terdiri dari supir mobil pengangkut sampah sebanyak 5 orang dengan honor  Rp1 juta per bulan, sementara karnet sebanyak 21 orang dengan honor Rp 1,2 juta perbulan.

“Kami berharap agar honor kami yang merukan hak kami, segera dibayarkan. Karena sudah lima bulan nasib kami tidak jelas. Sudah bekerja, tetapi belum menerima hak kami yang sudah dijanjikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Donggala,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti apa alasan sehingga honor mereka belum terbayarkan, hanya saja penjelasan dari dinas, kata dia anggaran sudah habis.

Diminta Kembali Bekerja

Petugas kebersihan dan pengelola sampah Kabupaten Donggala diminta agar kembali bekerja untuk menangani kebersihan di Kabupaten Donggala. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabupaten Donggala, Rustam Efendi, Selasa (23/11/2021).

“Jangan khawatir honor para petugas kebersihan akan dibayarkan dengan menggunakan anggaran perubahan,”ucapnya.

Olehnya, Rustam meminta agar seluruh petugas kebersihan dan pengelolaan sampah di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Donggala agar segera kembali bekerja melaksanakan tugasnya.

Dia menjelaskan bahwa honor mereka akan segera dibayarkan dengan menggunakan anggaran perubahan, yang sudah diberikan ke Dinas Lingkungan Hidup sebesar Rp500 juta rupiah.

“Dalam APBD murni tahun 2021, anggaran Dinas Lingkungan Hidup direcofusing untuk penanganan Covid -19, sehingga anggaran untuk petugas kebersihan dan pengelola memang kecil, hal ini yang mengakibatkan honor para petugas kebersihan tidak terbayarkan selama lima bulan,”jelasnya.

Namun, dalam pembahasan anggaran perubahan Dinas Lingkungan Hidup kembali mendapat anggaran tambahan yang diperuntukan untuk membayar honor petugas kebersihan dan pengelola sampah. Ia menjamin semua honor petugas akan terbayarkan, sekarang hanya menunggu proses administrasi agar uang bisa segera dicairkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Donggala.

Pihaknya berharap agar para petugas kebersihan dan pengelola sampah Dinas Lingkungan Hidup dapat segera kembali bekerja, sebab saat ini telah banyak tumpukan sampah di ibu kota kabupaten, hal ini menimbulkan pemandangan yang tidak baik. ADK

Komentar

News Feed