oleh

P2TPA Parmout Siapkan Rumah Aman Bagi Korban Asusila

SULTENG RAYA – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), Hj. Noor Wachida Prihartini Tombolotutu telah menyiapkan rumah aman bagi korban tindakan dugaan asusila yang dilakukan oknum Kapolsek Parigi.

Hal itu demi kenyamanan dan keamanannya. Selain itu juga disiapkan dokter psikolog sebagai upaya pemulihan kondisi korban.

Wachida mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Polda Sulteng dalam penanganan kasus tersebut. P2TPA katanya akan memberikan pendampingan terhadap korban selama proses pemeriksaan.

Noor Wachida juga meminta, kepada wartawan agar tidak intens melakukan wawancara dengan korban karena dikhawatirkan kondisinya akan semakin berat, dan sulit untuk dipulihkan, akibat tidak merasa nyaman.

Sementara, Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan akan bekerja profesional dalam menangani kasus dugaan asusila yang dilakukan oleh oknum Kapolsek Parigi berinisial IDGN. Hal itu ditegaskan ketika berkunjung ke Parigi, Selasa (19/10/2021) kemarin.

Baca Juga :   Kejari Parmout Lakukan Restorative Justice Tiga Perkara Pidana

Menurutnya, penanganan kasus itu masih dalam proses sehingga belum bisa dipastikan apa hukumannya. “Penanganan kasus ini masih dalam proses. Sehingga, apa hukumannya nanti kita akan profesional menangani ini. Terkait apa masalahnya, nanti kita lihat semuanya. Sekarang lagi diperiksa,” ujar Kapolda.

Kunjungan Kapolda ke Parigi tersebut dalam rangka melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) dan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak terkait dugaan kasus yang sudah viral tersebut.

Kapolda mengakui, dugaan kasus pencabulan itu berawal ketika ayah korban melakukan tindak pidana dan menjalani penahanan di Polsek Parigi. Kasus yang menjerat ayah korban tersebut, dalam proses di Kejaksaan Negeri Parigi Moutong (Parmout). Korban S kata Kapolda, sering bertemu dengan oknum Kapolsek yang pada akhirnya yang bersangkutan melakukan kesalahan.

Baca Juga :   Pemda Parmout Gelar Pelatihan KHA untuk Percepatan KLA

“Saat ini Propam tengah melakukan pemeriksaan dan hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada teman-teman sekalian,” jelasnya.

Kapolda menambahkan, kedatangannya di Parigi menandakan keseriusan Polda Sulteng dalam menangani kasus tersebut.

Oknum Kapolsek tersebut lanjut Kapolda, telah dibebastugaskan menjalani pemeriksaan oleh pihak Propam. Dia berharap penanganan kasus tersebut cepat selesai. AJI

Komentar

News Feed