oleh

PDUI Sulteng Akan Gelar Seminar dan Workshop PGP Extra

-Kota Palu-dibaca 145 kali

SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura didampingi Tenaga Ahli Gubernur Dr. Yunan Lampasio menerima kunjungan dan audiance Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Tengah yang dipimpin Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes, di ruang kerja Gubernur, Kamis (21/10/2021).

Ketua rombongan PDUI Sulteng, Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes menyampaikan, PDUI memiliki agenda kegiatan setiap tahunnya.  Di tahun yang ke-12 PDUI kembali akan melaksanakan seminar ilmiah dan workshop Profesional General Practitioners Exhibition and Training (PGP extra) atau pertemuan ilmiah tahunan dari seluruh dokter umum di Sulawesi Tengah.

“Karena kondisi pandemi, PGP Extra akan dilaksanakan secara virtual pada tanggal 30-31 Oktober 2021. Gubernur diharapkan dapat memberikan sambutan  sekaligus menyemangati  seluruh anggota PDUI yang merupakan garda terdepan dalam situasi pandemik, beberapa diantaranya dinyatakan telah terpapar virus Corona COVID-19,” kata dr. Ketut.

Baca Juga :   Persekutuan Oikumene BTN Korpri Kawatuna Rayakan Natal Secara Prokes

Lebih lanjut dr. Ketut Suarayasa menyampaikan, PDUI Sulawesi Tengah senantiasa akan berkontribusi dalam membantu kegiatan vaksinasi, rencana di hari kesehatan nasional akan melaksanakan gebyar vaksinasi.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan data tahun 2020, sebanyak 705 dokter umum tersebar di 280 sarana kesehatan di seluruh kabupaten/kota, baik itu yang ada di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Sementara, Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyambut hangat kedatangan rombongan pengurus PDUI Sulawesi Tengah dan memberikan apresiasi rencana kegiatan tahunan PDUI yang ke-12.

Menurut Gubernur, beberapa Kabupaten di Sulawesi Tengah masih tercatat rendah pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dibandingkan daerah lain diantaranya Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Sig. Untuk itu Gubernur akan meminjamkan mobil vaksinasi agar program pemerintah tersebut dapat segera teratasi.

Baca Juga :   PEMBINAAN ASN KEMENAG MOROWALI, Kakanwil Ulyas: Kunci Berhasil, ASN Harus Disiplin

Orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu juga mengakui pernah terpapar COVID-19, akan tetapi karena telah divaksinasi dirinya tidak memiliki efek yang berat, cuma gejala ringan biasa.

Selain vaksinasi COVID-19, Gubernur juga meminta perhatian PDUI dalam upaya penuntasan Stunting di Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Banggai dan lainnya karena merupakan skala prioritas yang harus segera diatasi. */HJ

Komentar

News Feed