oleh

Lurah Kabonena Bentuk Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan

-Kota Palu-dibaca 99 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Kelurahan Kabonena membentuk Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan.

Langkah tersebut sebagai salah satu upaya mengatasi masalah sampah liar di daerah itu.

“Pembentukan Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan ini, terhitung mulai 1 Oktober 2021 dan terdiri dari lima orang,” kata Lurah Kabonena, Putra Maharandha Airlangga, Selasa (19/10/2021).

Ia mengatakan, dibentuknya tim tersebut, untuk membantu pihak kelurahan mengatasi sampah liar sekaligus mengimbau dan menegur masyarakat agar membersihkan sampahnya.

“Artinya, tim ini tidak hanya menegur memberi imbauan, tetapi juga turun langsung atau bertindak dalam hal membersihkan sampah liar. Contohnya di wilayah gelanggang atau lapangan sepak bola. Di tempat itukan, biasanya terdapat sampah liar entah dari mana, nah jika mereka melihat sampah itu tentunya tim akan turut membersihkannya,” jelasnya.

Baca Juga :   118 Warga Boyaoge Ikut Vaksinasi Covid-19

Tetapi, kata dia, lain halnya dengan sampah di sekitaran lingkungan rumah, Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan akan menegur masyarakat agar membersihkan sampahnya, supaya kesadaran masyarakat juga meningkat.

“Harapannya, dengan membentuk Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan ini yaitu kiranya dapat menangani beberapa masalah sampah liar yang ada dan dapat memberikan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat yang masih membuang sampah di luar jam pembuangan, serta di luar tempat penampungan sementara,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, lima anggota dari Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan tersebut berasal dari anggota padat karya dengan kategori masih sedikit muda dan energik.

“Sebelumnya, pihak kelurahan mengadakan rapat bersama semua anggota padat karya dan kami meminta izin kepada mereka boleh tidaknya pihak kelurahan memberikan tugas khusus kepada lima orang. Setelah dijelaskan tugas khususnya, mereka beranggapan hal ini sangat bagus  karena saat padat karya selesai bekerja kadang masih ada beberapa sampah yang tidak terangkat, jadi kiranya lima orang tersebut bisa membantu. Jadi, tim ini akan bertugas setiap hari,” ujarnya.ULU

Komentar

News Feed