oleh

BELAJAR TATAP MUKA DI LOLU SELATAN, Pihak Sekolah Harap Perketat Prokes Covid-19

-Kota Palu-dibaca 88 kali

SULTENG RAYA – Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) sudah dilaksanakan di sejumlah sekolah Kota Palu, khususnya yang telah memenuhi syarat minimal vaksinasi 50 persen.

Menyikapi hal itu, Pemerintah  Kelurahan Lolu Selatan mengimbau kepada pihak sekolah agar tidak abai menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat.

Hal tersebut dalam rangka mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di sekolah.

“Karena sekolah mulai aktif kembali, maka pihak sekolah yaitu guru maupun peserta didik diminta agar menerapkan prokes secara ketat. Kami imbau untuk selalu memakai masker, mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer dan menjaga jarak,” kata Lurah Lolu Selatan, Sahdin, Rabu (20/10/2021).

Ia mengatakan, meski Kota Palu sudah masuk zona kuning, setelah kasus di daerah itu terus melandai, namun prokes tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :   Bahas Lima Ranperda, DPRD Palu Bentuk Dua Pansus

Sebelumnya, kata dia, pada Selasa (19/10/2021),  Satgas K5 setempat sudah melaksanakan giat pemantauan  dan pengawasan prokes Covid-19 di SDN 27 dan SDN  5 di Lolu Selatan.

Alhamdulillah, saat kami mengecek atau memantau setiap kelas di sekolah situasinya sangat baik, para murid memakai masker, menjaga jarak dan pihak sekolah juga menerapkan pembatasan atau pembagian shif sekolah,” jelasnya.

Sahdin menjelaskan, pemantauan  dan pengawasan prokes Covid-19 dilakukan mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Palu No.440/2378/Disdik/2021 tentang Prosedur Operasional (Portap) Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Dengan menjalankan potrap sesuai dengan surat edaran Wali Kota Palu, kata dia, harapannya tingkat penyebaran Covid-19 bisa teratasi, maka dari itu pihak kelurahan mengajak pihak sekolah mari saling bekerja sama agar pembelajaran tatap muka saat ini bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :   Perlu Kesepahaman Pengelolaan TKDD Antara Pusat dan Daerah

Sebelumnya, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mewajibkan minimal 50 persen murid di sekolah sudah divaksin Covid-19.

Syarat tersebut dikhususkan bagi murid sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

Demi penguatan kebijakan tersebut, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, telah mengeluarkan surat edaran No.440/2378/Disdik/2021 tentang Prosedur Operasional (Portap) Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan laporan harian Pusat Data dan Informasi (Pudatina) Covid-19 Sulawesi Tengah pada Rabu (20/10/2021), pasien Covid-19 masih dalam perawatan di Kota Palu tersisa 16 orang, setelah ada penambahan 4 kasus baru.

Pasien dalam perawatan tersebar di RSUD Madani 5 orang, RSU Anutapura 4 orang, RSUD Undata 3 orang dan isolasi mandiri 4 orang.

Baca Juga :   Persekutuan Oikumene BTN Korpri Kawatuna Rayakan Natal Secara Prokes

Ayo bersama mewujudkan Kota Palu masuk ke PPKM level 1. Caranya, selalu patuh protokol kesehatan (prokes) 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. HGA

Komentar

News Feed